home edukasi & pesantren

Bripka Julianto Pane, Polisi yang Atasi Kenakalan Remaja dengan Dirikan Pesantren

Senin, 01 November 2021 - 13:02 WIB
Bripka Julianto Pane bersama keluarganya (foto: istimewa)
Bripka Julianto Pane bukan anggota kepolisian biasa. Meski sibuk menjadi abdi negara, namun ia juga tak lupa mengabdi kepada agama. Anggota kepolisian dari Polres Gayo Lues itu merupakan pimpinan pesantren di Kabupaten Gayo Lues, yakni Pesantren Ruhul Azzam.

Pesantren yang ia pimpin berada di Gunyah, Kampung Bustanul Salam, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues. Pria yang akrab disapa Ustadz Pane itu sehari-hari bertugas sebagai Kanit Bintibmas pada satuan Binmas Polres Gayo Lues. Sosok beliau menjadi citra positif bagi Polri.

Ustadz Pane mendirikan pesantren secara swadaya. Pada awal 2009, pesantren itu hanya berupa tempat pengajian untuk rekan-rekan kepolisian. Para anggota polisi yang mengaji di tempat itu menyesuaikan waktu dengan pekerjaan mereka di kantor. Tak hanya anggota polisi, masyarakat setempat juga turut aktif mengaji di pesantren tersebut.

Ustadz Pane mengungkapkan, niat awal pendirian pesantren tersebut merupakan upaya beliau membantu tugas pokok kepolisian dalam mengatasi kejahatan dan kenakalan remaja serta pemakaian narkoba di kalangan remaja. Namun, lambat laun pesantren Ruhul Azzam berkembang menjadi besar. Bahkan, hingga kini pesantren itu memiliki 580 santri dengan 45 pengajar.

Baca Juga:Bripka Nur Ali Suwandi, Polisi yang Bangun 13 Masjid dan Pesantren

Dia memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menjalankan tugas sebagai abdi negara dan untuk mengurus pesantren. sebelum bertugas usai shalat subuh, ia mengajar para santri. Sore hari, usai tugas kantor, dia kembali ke pesantren untuk mengajar lagi.

Di pesantren itu terdapat sekolah jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Itu untuk membantu pendidikan masyarakat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren pembangunan pesantren polisi soleh
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya