home wirausaha syariah

Ekonomi Digital Tumbuh Signifikan, QRIS Tembus 12 Juta Merchant

Rabu, 03 November 2021 - 16:30 WIB
Ilustrasi ekonomi digital. Foto: Langit7
Masyarakat kian beralih dan bergantung pada pembayaran digital. Hal itu ditandai dengan peningkatan akseptasi penyediaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi merchant.

Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan, sejak 1 November 2021, jumlah merchant QRIS telah menembus angka 12 juta. Masyarakat kian beralih dan bergantung pada pembayaran digital. Hal itu ditandai dengan peningkatan akseptasi penyediaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi merchant.

Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan, sejak 1 November 2021, jumlah merchant QRIS telah menembus angka 12 juta. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan akhir tahun 2020 sebesar 5,8 juta merchant, atau melebihi target perluasan QRIS yang telah dicanangkan BI bersama Industri pada Februari 2021.

Baca juga: Kompetensi Digital Dapat Tingkatkan Daya Saing Pekerja di Indonesia

Apalagi layanan QRIS juga telah digunakan mulai dari pedagang mikro, kecil, menengah, dan besar, juga berbagai sektor usaha. Selain itu, layanan ini digunakan pula untuk donasi sosial keagamaan di seluruh provinsi dan kabupaten/kotamadya.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, sejak diimplementasikan pada 1 Januari 2020, BI terus memperkuat kebijakan QRIS untuk mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan yang inklusif dan efisien. Hal itu dilakukan demi mendukung program pemerintah melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata Indonesia (GBWI).

"Penerapan pembayaran nirsentuh QRIS untuk transaksi pembayaran di berbagai sektor terbukti memberikan banyak manfaat. Di antaranya mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif, mengurangi risiko penularan Covid-19, bahkan memajukan UMKM," jelasnya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (3/11).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi digital tumbuh signifikan qris merchant ekonomi ummat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya