home edukasi & pesantren

Askar Kauny: Guru Ngaji di Pedalaman Masih Sangat Terbatas

Kamis, 04 November 2021 - 14:50 WIB
Berawal dari ngaji kampung, lembaga tahfiz ini makin berkembang. (Foto: ACT).
Guru ngaji memiliki peran vital sebagai garda terdepan pendidikan Islam. Sayangnya, keberadaan guru ngaji di daerah pedalaman masih sangat terbatas.

Jumlah pengajar yang masih sedikit ditambah lagi perjuangan mempertahankan akidah di pedalaman, membuat perjuangan mereka begitu kentara dengan berbagai problematika yang ada. Sebagaimana yang terpotret di pelosok pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Di sini sebenarnya cukup banyak warga Muslimya tersebar hingga desa terpencil, namun kendalanya adalah minimnya tenaga pengajar, seperti Guru Ngaji,” ujar salah satu Guru Ngaji Askar Kauny di NTT Ustaz Ahmad Syarifuuddin.

Baca Juga:Ingin Anak Anda Shalih dan Nurut? Yuk Baca Doa Ini

Senada, Direktur Program Askar Kauny, Hilal Achmad mengatakan, Guru Ngaji di pedalaman adalah medan dakwah yang terbuka begitu luas bagi setiap muslim. Dan inilah jihad ilmu yang mulia, lahan mencari pahala sekaligus amal jariyah yang turut membantu terbentuknya peradaban madani,

“Sejak berdirinya Askar Kauny pada tahun 2013, fokus kami adalah menebar Alquran di seluruh pelosok Indonesia. Kami siapkan metodenya, tempatnya, pengajarnya hingga mushaf yang digunakan untuk belajar dan menghafalkan Alquran," ujar Hilal dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (4/11/2021).

Baca Juga:Mantan Ketua KPK Ubah Rumahnya Jadi Pesantren Tahfidz
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dakwah mengaji akidah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya