LANGIT7.ID, Jakarta - Guru ngaji memiliki peran vital sebagai garda terdepan pendidikan Islam. Sayangnya, keberadaan guru ngaji di daerah pedalaman masih sangat terbatas.
Jumlah pengajar yang masih sedikit ditambah lagi perjuangan mempertahankan akidah di pedalaman, membuat perjuangan mereka begitu kentara dengan berbagai problematika yang ada. Sebagaimana yang terpotret di pelosok pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Di sini sebenarnya cukup banyak warga Muslimya tersebar hingga desa terpencil, namun kendalanya adalah minimnya tenaga pengajar, seperti Guru Ngaji,” ujar salah satu Guru Ngaji Askar Kauny di NTT Ustaz Ahmad Syarifuuddin.
Baca Juga: Ingin Anak Anda Shalih dan Nurut? Yuk Baca Doa IniSenada, Direktur Program Askar Kauny, Hilal Achmad mengatakan, Guru Ngaji di pedalaman adalah medan dakwah yang terbuka begitu luas bagi setiap muslim. Dan inilah jihad ilmu yang mulia, lahan mencari pahala sekaligus amal jariyah yang turut membantu terbentuknya peradaban madani,
“Sejak berdirinya Askar Kauny pada tahun 2013, fokus kami adalah menebar Alquran di seluruh pelosok Indonesia. Kami siapkan metodenya, tempatnya, pengajarnya hingga mushaf yang digunakan untuk belajar dan menghafalkan Alquran," ujar Hilal dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (4/11/2021).
Baca Juga: Mantan Ketua KPK Ubah Rumahnya Jadi Pesantren TahfidzSalah satu lembaga yang mendukung program ini adalah Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) .MTT menggandeng Askar Kauny guna membantu perjuangan Guru Ngaji di pelosok pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini diwujudkan dalam dukungan kesejahteraan Guru Ngaji selama satu tahun.
Di sela acara penandatangan nota nota kesepahaman dalam rangka membantu Guru Ngaji di pedalaman NTT, Perwakilan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Ade Andika mengapresiasi kiprah Askar Kauny dalam menebar dakwah Alquran, utamanya di pedalaman timur Indonesia.
“Tentu ini gerakan yang luar biasa. Kami yang hanya sibuk mengejar dunia saat bekerja, juga tak ingin lupa dengan kebutuhan akhirat. Kami juga berharap mendapat pahala jariyah dengan membantu perjuangan Guru Ngaji di pedalaman," ujar Ade.
Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kewaspadaan dan Kewarasan Menuju Kehidupan Normal(zhd)