home masjid

Wali Kota Cirebon Dukung Gerakan Maghrib Mengaji

Jum'at, 05 November 2021 - 17:00 WIB
Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis. Foto: Istimewa.
Maghrib mengaji merupakan tradisi pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat yang nampaknya mulai pudar tergerus zaman. Arus modernisasi perlahan menggeser nilai, budaya dan tradisi keagaaman yang hidup di masayarakat.

Tidak hanya masyarakat perkotaan, namun juga pedesaan. Sehingga terjadi perubahan sosial yang cukup signifikan di tengah-tengah masyarakat.

“Tradisi baik yang telah tertanam mulai tergerus, salah satunya budaya mengaji di waktu Maghrib,” tutur Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis dikutip keterangan tertulis, Jumat (5/11/2021).

Baca Juga:Benarkah Nabi Muhammad SAW Sama Sekali Tidak Bisa Membaca dan Menulis?

Maghrib mengaji sejak dahulu telah menjadi lembaga pendidikan keagamaan non formal bagi anak-anak Indonesia. Maghrib mengaji mengacu pada kegiatan mengaji anak-anak di masjid, surau, langgar, dan mushalla usai shalat Ashar atau Maghrib.

Sejak dini, anak-anak sudah diperkenalkan baca tulis Alquran dan mengaji. Mereka juga mendapatkan pendidikan agama yang cukup di tempat tersebut.

Karenanya Wali Kota menyambut baik kegiatan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah menggiatkan tradisi ini lewat Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji se-Kota Cirebon.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mengaji cirebon iain
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya