Harga Telur Ayam Jatuh, Kementan Fasilitasi Distribusi
Mahmuda attar hussein
Ahad, 07 November 2021 - 13:30 WIB
Telur ayam. Foto: Pixabay
Harga telur ayam ras dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Hal itu dipicu oleh penurunan permintaan akibat belum pulihnya daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Merespon hal ini, Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya memfasilitasi biaya pendistribusian telur peternak ke wilayah yang pasokan telurnya masih rendah. Sehingga harga telur di peternak terdorong dan ikut terserap.
Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, bantuan biaya distribusi dilakukan setelah melihat kondisi pasokan dan dinamika harga di lapangan.
"Pelepasan telur ayam dari Blitar ke Maluku dan Kalteng hari ini sebagai langkah konkret kita membantu para peternak yang mengalami kesulitan akibat pasokan dan harga," ujarnya, di Blitar, pada Kamis lalu (04/11).
Baca juga: Rani Mardiana Rahayu, Sulap Sampah Jadi Barang Bernilai Jual Tinggi
Sebanyak dua kontainer telur ayam dilepas dengan total 20 Ton telur dari Blitar dikirim ke Ambon dan Tual Provinsi Maluku. Sedangkan telur yang dikirim ke Pangkalanbun sebanyak dua truk dengan masing-masing lima ton.
Sepanjang Mei-Juli 2021, BKP Kementan juga telah memfasilitasi biaya pengiriman jagung pakan dari daerah sentra produksi jagung seperti NTB, Jawa Timur dan Sulawesi Utara, dengan total 1.547 ton kepada peternak ayam di Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan Kendal, Jawa Tengah.
Merespon hal ini, Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya memfasilitasi biaya pendistribusian telur peternak ke wilayah yang pasokan telurnya masih rendah. Sehingga harga telur di peternak terdorong dan ikut terserap.
Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, bantuan biaya distribusi dilakukan setelah melihat kondisi pasokan dan dinamika harga di lapangan.
"Pelepasan telur ayam dari Blitar ke Maluku dan Kalteng hari ini sebagai langkah konkret kita membantu para peternak yang mengalami kesulitan akibat pasokan dan harga," ujarnya, di Blitar, pada Kamis lalu (04/11).
Baca juga: Rani Mardiana Rahayu, Sulap Sampah Jadi Barang Bernilai Jual Tinggi
Sebanyak dua kontainer telur ayam dilepas dengan total 20 Ton telur dari Blitar dikirim ke Ambon dan Tual Provinsi Maluku. Sedangkan telur yang dikirim ke Pangkalanbun sebanyak dua truk dengan masing-masing lima ton.
Sepanjang Mei-Juli 2021, BKP Kementan juga telah memfasilitasi biaya pengiriman jagung pakan dari daerah sentra produksi jagung seperti NTB, Jawa Timur dan Sulawesi Utara, dengan total 1.547 ton kepada peternak ayam di Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan Kendal, Jawa Tengah.