Serba-Serbi Menjadi Pengasuh Pondok Pesantren di Usia Muda
Muhajirin
Sabtu, 17 Juli 2021 - 13:05 WIB
pengasuh Pondok Pesantren Islam Al-Anshor Putri Ustadz Muhammad Faishal Fadhli. Foto: Istimewa
Mengasuh pondok di usia muda gampang-gampang susah. Hal itu yang dirasakan Ustadz Muhammad Faishal Fadhli, pengasuh Pondok Pesantren Islam Al-Anshor Putri. Umurnya masih tergolong muda. Lahir di Jakarta pada 3 Desember 1993 lalu. Namun kini, ia telah memikul beban berat.
Pondok Pesantren Islam Al-Anshor Putri terletak di di Dusun Way Bayas, Kelurahan Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Pondok itu didirikan sebagai jawaban atas problematikan ummat di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat. Perkembangan teknologi dengan segala kemudahan yang ditawarkan membuat Sebagian masyarakat terjebak dalam lingkaran ketidakjelasan akidah, meremehkan ibadah, dan kerusakan ahlak.
Fenomena itu terjadi lantaran tidak diiringi perkembangan pendidikan yang berbasis islami. Lembaga pendidikan mayoritas fokus pada kemampuan kognitif saja, namun lemah dalam mengawal sikap pemahaman agama.
Ustadz Faishal menyebut, Pondok Pesantren Islam Al Anshor Putri oleh para pengurus Yayasan Pendidikan Islam Al Anshor Lampung didirikan dengan harapan bisa menjadi solusi atas problematika tersebut. Pesantren yang berdiri di atas tanah 9.550 m2 itu mulai beroperasi pada Juli 2014 silam. Usia yang masih muda, semuda pengasuhnya.
Pondok Pesantren Jadi Benteng ummat Islam
Amanah yang dipikul Ustadz Faishal memang berat. Namun, dia tak pernah mengeluh dan menyadari pondok pesantren adalah benteng terakhir pertahanan ummat Islam. Kaum santri yang menjadi harapan masyarakat untuk tampil sebagai agen perubahan, melakukan ishlah (perbaikan), serta menjaga ummat dari kedangkalan aqidah dan kerusakan akhlak.
“Kalimat ini selalu disampaikan berulang-ulang oleh para kiai dan asatidz yang saya jumpai di setiap pondok pesantren tempat saya menimba ilmu. Redaksinya memang sedikit berbeda, tetapi substansinya sama. Baik itu ketika menjadi santri di SMPIT Al-Muttaqin Cirebon, Darusy Syahadah Boyolali, Ma’had Aly An-Nuur Sukoharjo, dan Universitas Islam Darussalam Gontor, semua guru-guru menanamkan nilai yang sama; jadilah insan bermartabat dan bermanfaat di tengah ummat,” kata Ustadz Faishal kepada LANGIT7.ID.
Pondok Pesantren Islam Al-Anshor Putri terletak di di Dusun Way Bayas, Kelurahan Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Pondok itu didirikan sebagai jawaban atas problematikan ummat di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat. Perkembangan teknologi dengan segala kemudahan yang ditawarkan membuat Sebagian masyarakat terjebak dalam lingkaran ketidakjelasan akidah, meremehkan ibadah, dan kerusakan ahlak.
Fenomena itu terjadi lantaran tidak diiringi perkembangan pendidikan yang berbasis islami. Lembaga pendidikan mayoritas fokus pada kemampuan kognitif saja, namun lemah dalam mengawal sikap pemahaman agama.
Ustadz Faishal menyebut, Pondok Pesantren Islam Al Anshor Putri oleh para pengurus Yayasan Pendidikan Islam Al Anshor Lampung didirikan dengan harapan bisa menjadi solusi atas problematika tersebut. Pesantren yang berdiri di atas tanah 9.550 m2 itu mulai beroperasi pada Juli 2014 silam. Usia yang masih muda, semuda pengasuhnya.
Pondok Pesantren Jadi Benteng ummat Islam
Amanah yang dipikul Ustadz Faishal memang berat. Namun, dia tak pernah mengeluh dan menyadari pondok pesantren adalah benteng terakhir pertahanan ummat Islam. Kaum santri yang menjadi harapan masyarakat untuk tampil sebagai agen perubahan, melakukan ishlah (perbaikan), serta menjaga ummat dari kedangkalan aqidah dan kerusakan akhlak.
“Kalimat ini selalu disampaikan berulang-ulang oleh para kiai dan asatidz yang saya jumpai di setiap pondok pesantren tempat saya menimba ilmu. Redaksinya memang sedikit berbeda, tetapi substansinya sama. Baik itu ketika menjadi santri di SMPIT Al-Muttaqin Cirebon, Darusy Syahadah Boyolali, Ma’had Aly An-Nuur Sukoharjo, dan Universitas Islam Darussalam Gontor, semua guru-guru menanamkan nilai yang sama; jadilah insan bermartabat dan bermanfaat di tengah ummat,” kata Ustadz Faishal kepada LANGIT7.ID.