home global news

Mendagri: Pembangunan Daerah Wajib Perhatikan Penyandang Disabilitas

Jum'at, 12 November 2021 - 22:15 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut pembangunan daerah wajib perhatikan penyandang disabilitas. (Foto: Langit7.id)
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk melakukan pembangunan dengan memperhatikan aksesibilitas yang bagus ke ruang-ruang publik untuk penyandang disabilitas.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengungkapkan beberapawaktu lalu, Staf Khusus Presiden untuk masalah Disabilitas, Angkie Yudistia, menyampaikan kepada pihaknya mengenai perlunya dorongan dari pemerintah pusat dan daerah untuk memperhatikan dan membuat kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

Baca juga:Menpora Berharap Peparnas XVI Lahirkan Atlet untuk Paralimpiade 2024

"Terutama mengenai masalah aksesibilitas akses, misalnya pembangunan jalan yang juga memperhatikan penyandang disabilitas, ada jalan khusus dengan memberikan tanda-tanda khusus bagi penyandang disabilitas," kata Mendagri dalam Konferensi Pers di Media Center Kominfo Peparnas XVI Papua, Jayapura, Jumat (12/11) malam.

Menurut Mendagri, penyandang disabilitas itu bermacam-macam, bukan hanya tuna rungu atau tuna wicara saja, tapi ada juga disabilitas karena problem pada bagian tubuh. Meski berbeda-beda, namun mereka mampu melakukan hal seperti manusia pada umumnya.

Oleh karena itu, lanjut Tito, berkaitan dengan konsep besar dalam memberikan akses dan kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan masyarakat bangsa dan negara ini.

"Kita ingin ada konsep dasar untuk mendorong kesetaraan tersebut, termasuk di antaranya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Tapi, ini memerlukan komunikasi dan kemudian koordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait supaya persyaratan-persyaratannya bisa dipenuhi," tambah Tito.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemendagri tito karnavian disabilitas pemberdayaan disabilitas pembangunan infrastruktur
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya