Berwudhu
Bagaimana Cara Mengusap Kepala bagi Perempuan di Tempat Terbuka?
Fajar adhitya
Senin, 15 November 2021 - 11:25 WIB
Tempat khusus untuk mengambil air sholat atau wudhu di Masjid Sri Sendayan Negeri Sembilan. Foto: iStock.
Masjid-masjid di kota besar di Indonesia memiliki keunikan dan kekhasan dari segi arsitekturnya, termasuk tempat berwudhu. Ada tempat berwudhu yang disediakan di tempat tertutup, namun ada juga tempat wudhu yang berada di area pelataran masjid.
Konsep area wudhu di pelataran masjid rata-rata didesain dengan bentuk terbuka. Para jamaah yang akan melaksanakan shalat dapat langsung berwudhu dengan pemandangan alam terbuka dan sejumlah pohon rimbun serta rumput hijau di sekelilingnya.
Selain tempat wudhu terbuka, ada juga fasilitas air minum yang disediakan di sekeliling tempat wudhu tersebut yang dapat langsung dinikmati jamaah. Konsep wudhu terbuka ini memberikan suasana asri dan kenyamanan jamaah di tengah hiruk pikuk kota dengan mayoritas gedung pencakar langit.
Baca Juga:Melirik Green Toilet Masjid Al Akbar Surabaya yang Ramah Lingkungan
Di satu sisi, hal ini juga terkadang menyuliltkan perempuan yang berkerudung di mana tempat wudhunya terbuka. Namun Islam dengan segenap perangkatnya tentu memberikan kemudahan dan solusi tentang bagaimana cara mengusap kepala dalam berwudlu bagi perempuan di tempat terbuka.
Pengasuh rubrik Tanya Jawab Fikih Ustaz Ginanjar Nugraha menjelaskan, wudhu merupakan syarat sah shalat, artinya tidak sah shalat tanpa wudhu dan salah satu kaifiyat wudhu adalah mengusap kepala sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Maidah ayat enam:
Baca Juga:Bagaimana Jika Suami Tidak Terbuka Masalah Gaji pada Istri?
Konsep area wudhu di pelataran masjid rata-rata didesain dengan bentuk terbuka. Para jamaah yang akan melaksanakan shalat dapat langsung berwudhu dengan pemandangan alam terbuka dan sejumlah pohon rimbun serta rumput hijau di sekelilingnya.
Selain tempat wudhu terbuka, ada juga fasilitas air minum yang disediakan di sekeliling tempat wudhu tersebut yang dapat langsung dinikmati jamaah. Konsep wudhu terbuka ini memberikan suasana asri dan kenyamanan jamaah di tengah hiruk pikuk kota dengan mayoritas gedung pencakar langit.
Baca Juga:Melirik Green Toilet Masjid Al Akbar Surabaya yang Ramah Lingkungan
Di satu sisi, hal ini juga terkadang menyuliltkan perempuan yang berkerudung di mana tempat wudhunya terbuka. Namun Islam dengan segenap perangkatnya tentu memberikan kemudahan dan solusi tentang bagaimana cara mengusap kepala dalam berwudlu bagi perempuan di tempat terbuka.
Pengasuh rubrik Tanya Jawab Fikih Ustaz Ginanjar Nugraha menjelaskan, wudhu merupakan syarat sah shalat, artinya tidak sah shalat tanpa wudhu dan salah satu kaifiyat wudhu adalah mengusap kepala sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Maidah ayat enam:
Baca Juga:Bagaimana Jika Suami Tidak Terbuka Masalah Gaji pada Istri?