Syamail Muhammadiyah
Cara Rasulullah SAW Berpakaian dari Ujung Kepala hingga Ujung Kaki
Muhajirin
Selasa, 16 November 2021 - 06:46 WIB
Kaligrafi Nabi Muhammad di sudut kota Istanbul (foto: langit7.id/istock))
Terdapat banyak riwayat yang mengisahkan akhlak, kepribadian, ciri-ciri fisik, sejarah hidup, dan keseharian Nabi Muhammad SAW. Selain itu, ada juga riwayat terkait cara beliau berpakaian, baju yang disukai, sandal, dan sarung.
Dalam Kitab As-Syama’il Muhammadiyah, Imam at-Tirmidzi menguraikan beberapa hadits yang menunjukkan tata cara baginda nabi berpakaian. Pertama, menyukai pakaian yang akan dipakai dan berdoa saat berpakaian.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Rasulullah Melalui Syama'il Muhammadiyah
“Apabila Nabi SAW memakai pakaian baru, beliau memberikan nama pakaian itu sebuah nama, seperti serban, baju, atau selendang. Selanjutnya, beliau berdoa, ‘Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu, sebagaimana Engkau telah memberiku pakaian. Aku memohon kebaikan dari pakaian ini serta kebaikan sesuatu yang diciptakan untuknya. Aku berlindung dari keburukan pakaian ini, serta keburukan sesuatu yang diciptakan untuknya’.” (HR at-Tirmidzi).
Kedua, warna pakaian Rasulullah. Dalam sebuah riwayat disebutkan, baginda nabi menyukai warna putih. “Hendaklah kalian berpakaian putih, dan gunakanlah untuk mengkafani orang-orang yang meninggal di antara kalian. Sebab, ia pakaian paling baik bagi kalian.” (HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).
Ketiga, sandal Rasulullah. Mengenai model sandal baginda nabi, Qatadah pernah berkata, “Aku pernah bertanya kepada Anas bin Malik, ‘Bagaimanakah bentuk sandal Rasulullah SAW?’
Dalam Kitab As-Syama’il Muhammadiyah, Imam at-Tirmidzi menguraikan beberapa hadits yang menunjukkan tata cara baginda nabi berpakaian. Pertama, menyukai pakaian yang akan dipakai dan berdoa saat berpakaian.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Rasulullah Melalui Syama'il Muhammadiyah
“Apabila Nabi SAW memakai pakaian baru, beliau memberikan nama pakaian itu sebuah nama, seperti serban, baju, atau selendang. Selanjutnya, beliau berdoa, ‘Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu, sebagaimana Engkau telah memberiku pakaian. Aku memohon kebaikan dari pakaian ini serta kebaikan sesuatu yang diciptakan untuknya. Aku berlindung dari keburukan pakaian ini, serta keburukan sesuatu yang diciptakan untuknya’.” (HR at-Tirmidzi).
Kedua, warna pakaian Rasulullah. Dalam sebuah riwayat disebutkan, baginda nabi menyukai warna putih. “Hendaklah kalian berpakaian putih, dan gunakanlah untuk mengkafani orang-orang yang meninggal di antara kalian. Sebab, ia pakaian paling baik bagi kalian.” (HR at-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).
Ketiga, sandal Rasulullah. Mengenai model sandal baginda nabi, Qatadah pernah berkata, “Aku pernah bertanya kepada Anas bin Malik, ‘Bagaimanakah bentuk sandal Rasulullah SAW?’