Profil Profesor
Perjalanan Kak Seto Jadi Profesor, Mimpi Sejak Tahun 1993
Muhajirin
Selasa, 16 November 2021 - 11:22 WIB
Penganugerahan gelar Profesor atau Guru Besar di bidang psikologi kepada Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto (foto: istimewa)
Psikolog Anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, akhirnya mendapatkan gelar profesor atau guru besar. Gelar profesor sangat berarti bagi pria kelahiran Klaten, 28 Agustus 1951 itu. Pasalnya, dia sudah menanti selama 28 tahun.
Gelar tersebut berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 71083/MPK.A/KP.05.01/2021 Tanggal 19 Oktober 2021 tentang Kenaikan Jabatan Akademik fungsional dosen. Sebagai Profesor, Kak Seto raih gelar guru besar di bidang ilmu Psikologi.
Penyerahan SK menteri itu dilaksanakan di ruang aula lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Cawang, Jakarta Timur, Senin (15/11/2021). Prosesi itu dihadiri Wakil Rektor Bidang Kerjasama dari Universitas Gunadarma, Prof Didin.
“Kak Seto prosesnya sudah lama dan tetap kita beri semangat dengan berbagai pihak dan ini menjadi kebanggan bagi Fakultas Psikologi dan ini Guru besar yang kedua bagi Universitas Gunadarma," ucap Prof Didin.
Kak Seto sudah memimpikan menjadi guru besar di bidang ilmu psikologi sejak 1993. Ia melewati jalan terjal dengan penuh perjuangan serta memakan waktu lama. Ia harus melakukan banyak penelitian, studi kasus, dan sebagainya.
“Tentu impian dari setiap dosen meraih jabatan tertinggi sebagai guru besar, dan saya sendiri memimpikan gelar ini sejak saya mendapatkan gelar doktor di Universitas Indonesia (UI) pada 1993. Jadi, dari tahun 1993 sampai 2021 atau 28 tahun saya menantikan gelar ini, sementara saya sudah mengajar dari 1981 atau 40 tahun menunggu,” kata Kak Seto dalam penyerahan kenaikan jabatan akademik fungsional di Gedung LLDIKTI Wilayah III, Jakarta Timur , Senin (15/11/2021).
Baca Juga: Hebat, Para Ulama Ini Tak Hanya Kiai tapi juga Profesor
Gelar tersebut berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 71083/MPK.A/KP.05.01/2021 Tanggal 19 Oktober 2021 tentang Kenaikan Jabatan Akademik fungsional dosen. Sebagai Profesor, Kak Seto raih gelar guru besar di bidang ilmu Psikologi.
Penyerahan SK menteri itu dilaksanakan di ruang aula lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Cawang, Jakarta Timur, Senin (15/11/2021). Prosesi itu dihadiri Wakil Rektor Bidang Kerjasama dari Universitas Gunadarma, Prof Didin.
“Kak Seto prosesnya sudah lama dan tetap kita beri semangat dengan berbagai pihak dan ini menjadi kebanggan bagi Fakultas Psikologi dan ini Guru besar yang kedua bagi Universitas Gunadarma," ucap Prof Didin.
Kak Seto sudah memimpikan menjadi guru besar di bidang ilmu psikologi sejak 1993. Ia melewati jalan terjal dengan penuh perjuangan serta memakan waktu lama. Ia harus melakukan banyak penelitian, studi kasus, dan sebagainya.
“Tentu impian dari setiap dosen meraih jabatan tertinggi sebagai guru besar, dan saya sendiri memimpikan gelar ini sejak saya mendapatkan gelar doktor di Universitas Indonesia (UI) pada 1993. Jadi, dari tahun 1993 sampai 2021 atau 28 tahun saya menantikan gelar ini, sementara saya sudah mengajar dari 1981 atau 40 tahun menunggu,” kata Kak Seto dalam penyerahan kenaikan jabatan akademik fungsional di Gedung LLDIKTI Wilayah III, Jakarta Timur , Senin (15/11/2021).
Baca Juga: Hebat, Para Ulama Ini Tak Hanya Kiai tapi juga Profesor