Pertahankan Ekonomi Saat Krisis, Pemerintah Perkuat Peran UMKM
Mahmuda attar hussein
Kamis, 25 November 2021 - 13:15 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Humas Kemenko Perekonomian
UMKM diyakini memiliki peran signifikan di tengah situasi pandemi Covid-19. Di mana bisnis UMKM menjadi salah satu penyangga dalam memitigasi lonjakan kasus varian delta, sehingga ekonomi dapat tumbuh sebesar 3,51 persen (yoy).
Dengan bukti itu, kehadiran UMKM terus mendapat dukungan dari pemerintah. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga telah memberikan arahan terkait akses pembiayaan UMKM.
Baca juga: Airlangga: Peluang Ekonomi Digital Indonesia Masih Terbuka
Hal itu dilakukan demi meningkatkan porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan minimal sebesar 30 persen pada tahun 2024.
“UMKM adalah sektor penting dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61 persen dan menyerap tenaga kerja sebesar 97 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional," jelasMenko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara bedah Buku Pembiayaan UMKM, Rabu (24/11).
Selain itu, total investasi di sektor UMKM juga telah mencapai 60 persen dari total investasi nasional. Di mana kontribusinya terhadap ekspor non migas nasional telah mencapai 16 persen.
Baca juga: Airlangga: Presidensi G20 Momentum Pulih Bersama Pascapandemi
Dengan bukti itu, kehadiran UMKM terus mendapat dukungan dari pemerintah. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga telah memberikan arahan terkait akses pembiayaan UMKM.
Baca juga: Airlangga: Peluang Ekonomi Digital Indonesia Masih Terbuka
Hal itu dilakukan demi meningkatkan porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan minimal sebesar 30 persen pada tahun 2024.
“UMKM adalah sektor penting dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61 persen dan menyerap tenaga kerja sebesar 97 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional," jelasMenko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara bedah Buku Pembiayaan UMKM, Rabu (24/11).
Selain itu, total investasi di sektor UMKM juga telah mencapai 60 persen dari total investasi nasional. Di mana kontribusinya terhadap ekspor non migas nasional telah mencapai 16 persen.
Baca juga: Airlangga: Presidensi G20 Momentum Pulih Bersama Pascapandemi