home wirausaha syariah

Santri Digitalpreneur, Ajang Santri Berkiprah di Industri Digital

Kamis, 25 November 2021 - 15:41 WIB
Logo Santri Digitalpreneur (foto: santridigitalpreneurindonesia.com)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menilai pondok pesantren memiliki peran besar untuk memulihkan sektor pariwisata dan industri kreatif akibat pandemi covid-19.

Menparekraf, Sandiaga Uno, membuat program Santri Digitalpreneur Indonesia untuk mendukung cita-cita tersebut. Program itu merupakan kegiatan yang diperuntukkan sebagai wadah pelatihan dan peningkatan kapasitas santri dan generasi milenial dalam menghadapi tantangan industri digital kreatif.

Terdapat empat tujuan dari program ini. pertama, menciptakan santri yang berkarakter dan berintegritas tinggi dalam menghasilkan karya. Kedua, memberdayakan santri unggulan yang mampu bersaing di industri kreatif dan digital.

Ketiga, menjadikan santri modern dengan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah. Keempat, menjadikan santri sebagai produsen informasi dan literasi, penggerak konten-konten dan produk bermutu dengan tetap bernilai agama.

Kemudian, program kegiatan terdapat tiga bagian. Pertama, program pelatihan membuat animasi 2 dimensi dengan menggunakan software Adobe Photoshop dan Adobe After Effects. Kedua, program pelatihan konten berbasis audio dengan menggunakan software Cubase SL. Dalam program ini juga akan dijelaskan tentang Audio Pre Production, Production hingga tahap Post Production.

Ketiga, pelatihan membuat animasi 3 dimensi dengan menggunakan software Blender. Dalam pembuatan animasi nantinya akan dijelaskan juga tentang prinsip-prinsip dasar pembuatan animasi

Sandiaga mengatakan, Indonesia memiliki 31.385 pondok pesantren. Angka itu menyimpan potensi besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui digitalisasi. Semua inisiatif itu merupakan bagian dari upaya memajukan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
santripreneur santri kreatif santri digital
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya