LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)
Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para santri di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Putri Kuningan, Jawa Barat untuk menciptakan dan menghadirkan konten-konten kreatif bernuansa Islami.
Menurut Sandiaga, saat ini terdapat 5 juta santri yang tersebar di 28.000 pesantren di berbagai daerah di Indonesia. Jika satu persen dari jumlah santri tersebut menciptakan konten
Islami yang inspiratif, maka ada ribuan konten yang lebih edukatif dan menginspirasi.
"Ini berarti ada tambahan 50 ribu
konten kreator baru di Indonesia. Indonesia membutuhkan SDM yang profesional, unggul, kompetitif dengan karya dan produk secara konsisten dan berkelanjutan yang rahmatan lil alamin. Tentunya mendukung kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja," kata Sandiaga dikutip dalam keterangannya, Kamis (2/3/2023).
Baca Juga: Promosikan Ekonomi Kreatif Indonesia, Kemenparekraf Luncurkan @creativebyIndonesiaSandi, sapaan akrabnya, menilai para
santri perlu menggaungkan hal tersebut. Pasalnya, ada tantangan ekonomi yang bertransformasi ke arah digital.
"Dampak digitalisasi tidak hanya ke arah yang positif, tapi juga ada dampak negatifnya. Sehingga kebutuhan terhadap konten-konten kreatif yang bernapaskan islami menjadi peluang besar para santri menuju Indonesia yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur," ujar Sandi.
Dalam hal ini, Sandi menyebut Kemenparekraf memiliki program yang dapat dimanfaatkan oleh para santri di Ponpes Modern Al-Ikhlash Putri, yakni
Santridigitalpreneur. Melalui program ini, para santri dibekali ilmu digitalisasi dengan tren kekinian yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing.
"Gerakan Santridigitalpreneur adalah gerakan yang akan menghasilkan generasi masa depan yang mengidolakan Rasulullah SAW yang akan menjadi wirausaha yang sukses, seorang enterpreneur sejati dengan semangat FAST, yakni fatonah, amanah, sidiq, dan tabligh. Kita harapkan semangat daya juang para santri tetap berkobar," ucap Sandi.
Baca Juga:
Lapas Berbasis Pesantren, Upaya Bina Para Tahanan
Kemenag Kembangkan Kurikulum Madrasah Digital Entrepreneurship(gar)