home edukasi & pesantren

Sejarah Panjang Muhammadiyah Perlu Dipetakan Secara Lengkap

Senin, 29 November 2021 - 04:02 WIB
Kongres Sejarawan Muhammadiyah 2021 digelar di UAD , Sabtu dan Minggu (27-28/11). (foto Langit7.id/priyo setyawan)
Ketua Majelis Pustakan dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muchlas mengatakan hingga sekarang sejarah panjang Muhammadiyah belum terdokumentasikan secara lengkap.

Narasi-narasi sejarah Muhammadiyah boleh dibilang sedikit dibandingkan dengan organisasi keagamaan lainnya. Sehingga perlu dan penting memetakan, mengulas dan mengekspos sejarah kemuhammadiyahan dengan perspektif baru dan kekinian.

“Inilah tantangan bagi sejarawan Muhammadiyah," kata Muchlas yang juga Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta saat Kongres Sejarawan Muhammadiyah 2021 secara daring dan luring di UAD, Sabtu dan Minggu (27-28/11/2021).

Sejarah MUhammdiyah memiliki peran sentral dalam kehidupan manusia khususnya persyarikatan Muhammadiyah. Maka para sejarawan dapat merumuskan konstruksi pemikiran sejarah sesuai dengan konteks zamannya.

Ketua PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir mengatakan Islam memiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Para pemimpin Islam dan Muhammadiyah telah memberikan pemikiran moral tidak hanya pada masa perjuangan tetapi juga jauh ke depan.

Baca juga:Milad ke-109: Jokowi Apresiasi Muhammadiyah Atasi Kesehatan dan Ekonomi di Masa Pandemi

“Kejadian masa lalu tidak hanya tercatat namun memiliki peran di masa mendatang,” jelasnya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah sejarah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya