Mengenal Ragam Seni Dekorasi Ornamen Masjid
Fajar adhitya
Selasa, 30 November 2021 - 10:00 WIB
Seni mosaik geometris Islam dan kaligrafi. Foto: Langit7/iStock.
Dekorasi masjid hampir tidak pernah mencakup bentuk manusia atau hewan untuk menghindari pemberhalaan. Sebaliknya, desain geometris, bunga, vegetal, dan kaligrafi menghiasi masjid, secara simbolis mengingat janji surga.
Kaligrafi menjadi salah satu atribut penting yang menghiasi interior maupun eksterior masjid. Keberadaan kaligrafi akan memunculkan nuansa keagamaan yang kuat dengan adanya goresan ayat-ayat Alquran maupun hadist Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.
Kaligrafi Islam memiliki akar sejarah tradisi menulis indah dari bangsa Arab, sebagai tanah asal lahirnya kaligrafi. Tradisi menulis indah tersebut disebut khat sebagai manifestasi dari arti kata kaligrafi, yang berasal dari kata kaligraphia yang berarti tulisan indah.
Baca Juga:Umat Islam Harus Berperan Aktif dalam Industri e-Sport
Kaligrafi yang memuat ayat-ayat Alquran menghiasi interior dan eksterior masjid, membangun hubungan yang kuat antara kitab suci dan tempat shalat. Medium kaligrafi masjid tidak hanya dinding, tapi dapat berupa kaligrafi pahat ukir kayu, kaligrafi berbahan glassfiber reinforced concrete (GRC), stainless steel, kaligrafi kuningan, dan sebagainya.
Ornamen geomteris juga banyak diterapkan pada msjid-masjid bergaya Timur Tengah. Seni geomteris, bunga, atau tumbuh-tumbuhan yang menghiasi masjid menjadi laternatif hiasan daripada bentuk manusia atau hewan untuk menghindari pemberhalaan.
Baca Juga:MUI: RSIH Wujud Solidaritas Dunia kepada Palestina
Kaligrafi menjadi salah satu atribut penting yang menghiasi interior maupun eksterior masjid. Keberadaan kaligrafi akan memunculkan nuansa keagamaan yang kuat dengan adanya goresan ayat-ayat Alquran maupun hadist Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.
Kaligrafi Islam memiliki akar sejarah tradisi menulis indah dari bangsa Arab, sebagai tanah asal lahirnya kaligrafi. Tradisi menulis indah tersebut disebut khat sebagai manifestasi dari arti kata kaligrafi, yang berasal dari kata kaligraphia yang berarti tulisan indah.
Baca Juga:Umat Islam Harus Berperan Aktif dalam Industri e-Sport
Kaligrafi yang memuat ayat-ayat Alquran menghiasi interior dan eksterior masjid, membangun hubungan yang kuat antara kitab suci dan tempat shalat. Medium kaligrafi masjid tidak hanya dinding, tapi dapat berupa kaligrafi pahat ukir kayu, kaligrafi berbahan glassfiber reinforced concrete (GRC), stainless steel, kaligrafi kuningan, dan sebagainya.
Ornamen geomteris juga banyak diterapkan pada msjid-masjid bergaya Timur Tengah. Seni geomteris, bunga, atau tumbuh-tumbuhan yang menghiasi masjid menjadi laternatif hiasan daripada bentuk manusia atau hewan untuk menghindari pemberhalaan.
Baca Juga:MUI: RSIH Wujud Solidaritas Dunia kepada Palestina