Sekularisasi Menurut Cak Nur: Tidak Menyakralkan Urusan Duniawi
Fajar adhitya
Kamis, 02 Desember 2021 - 20:43 WIB
Dua wanita Islam membaca al-Quran bersama-sama di rumput. Foto: iStock.
Sekularisasi agama merupakan istilah yang kerap diidentikkan dengan sekularisme. Istilah ini dipopulerkan oleh Nurcholis Madjid atau Cak Nur yang menghendaki modernisasi dalam pemikiran Islam.
Dosen Islamologi dan Filsafat Islam Sekolah Tinggi Filsafat Driyakarya, Budhy Munawar Rachman menjelaskan, sekularisasi yang dimaksud Cak Nur sangatlah berbeda dengan sekularisme. Dengan menyuarakan sekularisasi, Cak Nur mencoba mendudukkan kembali antara hal-hal yang disakralkan agama dengan urusan duniawi.
“Cak Nur mendorong sekularisasi, bukan sekularisme,” katanya dalam Webinar Memahami Sekularisasi Cak Nur: Kontroversi dan Kontribusinya yang diselenggarakan Lembaga Studi Agama dan Filsafat baru-baru ini.
Baca Juga:Pilih Tinggal di Rumah Sederhana, Azis Gagap Prioritaskan Pendidikan Anak dan Bangun Pesantren
Ia menjelaskan, sekularisme adalah mementingkan dunia dan segala urusan di dalamnya. Sekularisme memang ajaran yang tidak cocok dengan pandangan agama samawi, dalam hal ini Islam yang menyatakan bahwa kehidupan akhirat lebih penting dari dunia.
Menurut Cak Nur, lanjut dia, sekularisme adalah nama untuk suatu ideologi, suatu pandangan dunia baru yang tertutup yang berfungsi sangat mirip sebagai agama baru. Sedangkan sekularisasi adalah mendesakralisasi urusan dunia dan tidak mencampuradukkannya menjadi masalah agama.
Baca Juga:Polri Komitmen Rekrut Santri dan Penghafal Alquran
Dosen Islamologi dan Filsafat Islam Sekolah Tinggi Filsafat Driyakarya, Budhy Munawar Rachman menjelaskan, sekularisasi yang dimaksud Cak Nur sangatlah berbeda dengan sekularisme. Dengan menyuarakan sekularisasi, Cak Nur mencoba mendudukkan kembali antara hal-hal yang disakralkan agama dengan urusan duniawi.
“Cak Nur mendorong sekularisasi, bukan sekularisme,” katanya dalam Webinar Memahami Sekularisasi Cak Nur: Kontroversi dan Kontribusinya yang diselenggarakan Lembaga Studi Agama dan Filsafat baru-baru ini.
Baca Juga:Pilih Tinggal di Rumah Sederhana, Azis Gagap Prioritaskan Pendidikan Anak dan Bangun Pesantren
Ia menjelaskan, sekularisme adalah mementingkan dunia dan segala urusan di dalamnya. Sekularisme memang ajaran yang tidak cocok dengan pandangan agama samawi, dalam hal ini Islam yang menyatakan bahwa kehidupan akhirat lebih penting dari dunia.
Menurut Cak Nur, lanjut dia, sekularisme adalah nama untuk suatu ideologi, suatu pandangan dunia baru yang tertutup yang berfungsi sangat mirip sebagai agama baru. Sedangkan sekularisasi adalah mendesakralisasi urusan dunia dan tidak mencampuradukkannya menjadi masalah agama.
Baca Juga:Polri Komitmen Rekrut Santri dan Penghafal Alquran