home wisata halal

Tafsir An Nur Ayat 61: Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 04 Desember 2021 - 12:43 WIB
Ilustrasi mustahik binaan Baznas. Foto: Langit7/Istock.
Setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional. Peringatan ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang masyarakat difabel dan mendorong pemenuhan atas hak-hak penyandang disabilitas.

Jauh sebelum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memploklamirkan Hari Disabilitas Internasional, Islam telah lebih dulu menyuarakan kesetaraan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Islam memandang paran penyandang disabilitas sederajat dengan nondisabilitas dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi.

Kesetaraan bagi penyandang disabilitas dalam Islam sebagaimana tertuang dalam Surat An Nur ayat 61. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

Baca Juga:Tafsir Al Jumuah Ayat 9-11: Bersiap Menghadiri Shalat Jumat dengan Sebaiknya

لَيْسَ عَلَى الْاَعْمٰى حَرَجٌ وَّلَا عَلَى الْاَعْرَجِ حَرَجٌ وَّلَا عَلَى الْمَرِيْضِ حَرَجٌ وَّلَا عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ اَنْ تَأْكُلُوْا مِنْۢ بُيُوْتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اٰبَاۤىِٕكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اُمَّهٰتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اِخْوَانِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اَخَوٰتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اَعْمَامِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ عَمّٰتِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ اَخْوَالِكُمْ اَوْ بُيُوْتِ خٰلٰتِكُمْ اَوْ مَا مَلَكْتُمْ مَّفَاتِحَهٗٓ اَوْ صَدِيْقِكُمْۗ لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَنْ تَأْكُلُوْا جَمِيْعًا اَوْ اَشْتَاتًاۗ فَاِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوْتًا فَسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ مُبٰرَكَةً طَيِّبَةً ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

Arti: "Tidak ada halangan bagi disabilitas netra, tidak (pula) bagi disabilitas daksa, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudara-saudaramu yang perempuan, di rumah saudara-saudara bapakmu yang laki-laki, di rumah saudara-saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara-saudara ibumu yang laki-laki, di rumah saudara-saudara ibumu yang perempuan, (di rumah) yang kamu miliki kuncinya atau (di rumah) kawan-kawanmu.Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendiri-sendiri.

Apabila kamu memasuki rumah-rumah hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(-Nya) bagimu, agar kamu mengerti."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tafsir alquran pemberdayaan disabilitas kesetaraan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya