Surat Al Mulk Ayat 15: Anjuran dan Tuntunan Rekreasi dalam Islam
Fajar adhitya
Ahad, 05 Desember 2021 - 07:04 WIB
Wanita muslim sedang rekreasi untuk mengeksplor kota yang belum pernah dikunjungi. Foto: iStock.
Rekreasi adalah kebutuhan manusia untuk mencari kesenangan dan melepas penat. Rekreasi telah menjadi bagian dari gaya hidup dalam rangka mengisi kembali jiwa yang kering akibat aktivitas sehari-hari.
Allah Swt dalam Alquran mendorong hamba-hambaNya untuk menjelajahi seluruh penjuru bumi. Tujuan rekreasi dalam Islam tidak hanya untuk mengurai kejenuhan, tetapi juga untuk meningkatkan rasa syukur dan memerhatikan kebesaran Allah.
Firman Allah dalam Surat Al Mulk ayat 15:
هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Arti: Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.
Baca Juga:Tafsir An Nur Ayat 61: Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas
Ibnu Katsir menjelaskan, dalam ayat ini Allah menyebutkan nikmat yang telah Dia anugerahkan kepada makhluk-Nya dengan menyediakan bumi bagi mereka dan membentangkannya. Allah menjadikan bumi sebagai tempat menetap yang tenang, tidak miring, dan tidak juga bergoyang.
Allah Swt dalam Alquran mendorong hamba-hambaNya untuk menjelajahi seluruh penjuru bumi. Tujuan rekreasi dalam Islam tidak hanya untuk mengurai kejenuhan, tetapi juga untuk meningkatkan rasa syukur dan memerhatikan kebesaran Allah.
Firman Allah dalam Surat Al Mulk ayat 15:
هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Arti: Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.
Baca Juga:Tafsir An Nur Ayat 61: Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas
Ibnu Katsir menjelaskan, dalam ayat ini Allah menyebutkan nikmat yang telah Dia anugerahkan kepada makhluk-Nya dengan menyediakan bumi bagi mereka dan membentangkannya. Allah menjadikan bumi sebagai tempat menetap yang tenang, tidak miring, dan tidak juga bergoyang.