Hari Kelima Pencarian, Korban Meninggal Erupsi Semeru Bertambah 4 Orang
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 09 Desember 2021 - 16:35 WIB
Proses pencarian dan evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Semeru oleh tim satuan tugas gabungan. (Foto: BPBD Provinsi Jawa Timur)
Hari ke lima paska erupsi Gunung Semeru atau Kamis (9/12), tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dan pertolongan lanjutan. Beberapa lokasi yang menjadi fokus seperti Curah Kobokan, Kajar Kuning, Tambang Satuhan/Kebondeli Utara, Kampung Renteng dan Kebondeli Selatan.
Giat pencarian dan pertolongan serta pembersihan dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan. Berdasarkan laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, Gunung Semeru tampak jelas dan teramati asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat - Barat Daya hingga 1.000 meter.
Baca juga:6.022 Warga Mengungsi di 115 Titik Pos Pengungsian
Rangkuman laporan dari tim pencarian dan pertolongan di lapangan per pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang. Sementara warga luka-luka sebanyak 104 orang, dengan rincian 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang.
Lokasi pengungsian juga mengalami peningkatan menjadi 121 yang terbagi di beberapa titik. Seperti di Kecamatan Pronojiwo ada 10 lokasi/525 jiwa, Kecamatan Candipuro 10 lokasi/2.331 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 lokasi/1.307 jiwa, Kecamatan Lumajang 11 lokasi/335 jiwa, Kecamatan Tempeh 13 lokasi/640 jiwa, Kecamatan Sukodono 9 lokasi/204 jiwa, Kecamatan Senduro 4 lokasi/66 jiwa, dan Kecamatan Sumbersuko 7 lokasi/302 jiwa.
Baca juga:Tim SAR Targetkan Satu Minggu Pencarian Korban Hilang Erupsi Semeru
Di Kecamatan Padang 3 lokasi/62 jiwa, Kecamatan Tekung 3 lokasi/67 jiwa, Kecamatan Yosowilangun 7 lokasi/89 jiwa, Kecamatan Kunir 7 lokasi/127 jiwa, Kecamatan Jatiroto 3 lokasi/59 jiwa, Kecamatan Rowokangkung 4 lokasi/37 jiwa, Kecamatan Randuagung 6 lokasi/24 jiwa.
Giat pencarian dan pertolongan serta pembersihan dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan. Berdasarkan laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, Gunung Semeru tampak jelas dan teramati asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat - Barat Daya hingga 1.000 meter.
Baca juga:6.022 Warga Mengungsi di 115 Titik Pos Pengungsian
Rangkuman laporan dari tim pencarian dan pertolongan di lapangan per pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang. Sementara warga luka-luka sebanyak 104 orang, dengan rincian 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang.
Lokasi pengungsian juga mengalami peningkatan menjadi 121 yang terbagi di beberapa titik. Seperti di Kecamatan Pronojiwo ada 10 lokasi/525 jiwa, Kecamatan Candipuro 10 lokasi/2.331 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 lokasi/1.307 jiwa, Kecamatan Lumajang 11 lokasi/335 jiwa, Kecamatan Tempeh 13 lokasi/640 jiwa, Kecamatan Sukodono 9 lokasi/204 jiwa, Kecamatan Senduro 4 lokasi/66 jiwa, dan Kecamatan Sumbersuko 7 lokasi/302 jiwa.
Baca juga:Tim SAR Targetkan Satu Minggu Pencarian Korban Hilang Erupsi Semeru
Di Kecamatan Padang 3 lokasi/62 jiwa, Kecamatan Tekung 3 lokasi/67 jiwa, Kecamatan Yosowilangun 7 lokasi/89 jiwa, Kecamatan Kunir 7 lokasi/127 jiwa, Kecamatan Jatiroto 3 lokasi/59 jiwa, Kecamatan Rowokangkung 4 lokasi/37 jiwa, Kecamatan Randuagung 6 lokasi/24 jiwa.