Presiden Jokowi Optimistis Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 10 Desember 2021 - 21:35 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian pembukaan Kongres Ekonomi Umat Ke-2 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2021, di Jakarta, Jumat (10/12/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Ekonomi syariah di Indonesia terus tumbuh dari waktu ke waktu. Di tahun 2020-2021, Indonesia sudah berada pada peringkat ke-4, meningkat dari yang sebelumnya berada di peringkat ke-9 di tahun 2014.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian pembukaan Kongres Ekonomi Umat Ke-2 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2021, yang digelar di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, Jumat (10/12/2021).
Baca juga:BMT Diharapkan Jaring Potensi Pasar Keuangan Syariah
Melihat pertumbuhan potensi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia akan segera menjadi pusat ekonomi syariah. "Kita harapkan dengan jumlah penduduk terbesar, jumlah penduduk muslim terbesar di dunia sebesar 87 persen atau 207 juta jiwa, kita telah berkomitmen untuk menjadi pusat ekonomi syariah di tahun 2024 dan kita akan berusaha keras untuk itu," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, semua sektor ekonomi syariah akan terus dikembangkan. Mulai dari industri halal, keuangan syariah, keuangan sosial syariah, hingga kewirausahaan syariah.
"Semuanya akan kita dorong karena memang kita ini adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Saya ulang-ulang terus di mana-mana mengenai hal ini, agar negara lain tahu bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," kata Jokowi.
Baca juga:Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi Ummat
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian pembukaan Kongres Ekonomi Umat Ke-2 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2021, yang digelar di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, Jumat (10/12/2021).
Baca juga:BMT Diharapkan Jaring Potensi Pasar Keuangan Syariah
Melihat pertumbuhan potensi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia akan segera menjadi pusat ekonomi syariah. "Kita harapkan dengan jumlah penduduk terbesar, jumlah penduduk muslim terbesar di dunia sebesar 87 persen atau 207 juta jiwa, kita telah berkomitmen untuk menjadi pusat ekonomi syariah di tahun 2024 dan kita akan berusaha keras untuk itu," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, semua sektor ekonomi syariah akan terus dikembangkan. Mulai dari industri halal, keuangan syariah, keuangan sosial syariah, hingga kewirausahaan syariah.
"Semuanya akan kita dorong karena memang kita ini adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Saya ulang-ulang terus di mana-mana mengenai hal ini, agar negara lain tahu bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," kata Jokowi.
Baca juga:Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi Ummat