Dorong Wirausaha Mandiri Pesantren, Kemenag dan Kemenperin Jalin Kerjasama
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 18 Desember 2021 - 09:30 WIB
Penandatanganan program wirausaha mandiiri pesantren antara Kemenag dengan Kemenperin. Foto: Kemenag
Pemerintah terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan wirausaha mandiri di lingkungan pesantren.
Kali ini, Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersinergi melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) sebagai upaya dalam mewujudkan hal tersebut.
Penandatangan itu dilakukan oleh Menag, Yaqut Cholil Qoumas dengan Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (17/12). Penandatangan MoU ini digelar bersamaan dengan perhelatan Indonesia Halal Awards 2021.
Baca juga: Nadiem Minta Dunia Pendidikan Jawab Persoalan Perubahan Iklim
Yaqut mengatakan, kerjasama itu dilakukan dalam rangka mendukung program kemandirian pesantren yang sudah di launching beberapa waktu lalu, juga merupakan program prioritas Kementerian Agama Tahun 2021.
“Saya kira kerjasama ini akan menjadi kolaborasi yang apik. Sehingga program kemandirian pesantren dapat menuai hasil maksimal dan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat Indonesia dan wisata halal," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan mengingat saat ini tingkat global halal exporter teratas justru masih diduduki negara bukan mayoritas muslim.
Kali ini, Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersinergi melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) sebagai upaya dalam mewujudkan hal tersebut.
Penandatangan itu dilakukan oleh Menag, Yaqut Cholil Qoumas dengan Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (17/12). Penandatangan MoU ini digelar bersamaan dengan perhelatan Indonesia Halal Awards 2021.
Baca juga: Nadiem Minta Dunia Pendidikan Jawab Persoalan Perubahan Iklim
Yaqut mengatakan, kerjasama itu dilakukan dalam rangka mendukung program kemandirian pesantren yang sudah di launching beberapa waktu lalu, juga merupakan program prioritas Kementerian Agama Tahun 2021.
“Saya kira kerjasama ini akan menjadi kolaborasi yang apik. Sehingga program kemandirian pesantren dapat menuai hasil maksimal dan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat Indonesia dan wisata halal," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan mengingat saat ini tingkat global halal exporter teratas justru masih diduduki negara bukan mayoritas muslim.