home global news

Pertama dalam Sejarah AS, Pejabat Urusan Agama Dijabat Muslim Hafiz Qur’an

Senin, 20 Desember 2021 - 08:36 WIB
Rashad Hussain ditunjuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden sebagai Duta Besar untuk Kebebasan Beragama (foto: istimewa)
Senat Amerika Serikat (AS) menunjuk seorang muslim Amerika, Rashad Hussain, menjabat sebagai Duta Besar untuk Kebebasan Beragama Internasional. Penunjukkan tersebut merupakan momen bersejarah karena Hussain adalah muslim pertama yang menduduki jabatan itu.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mencalonkan Hussain pada Juli 2021. Hussain lalu memenangkan persetujuan Senat melalui voting dengan hasil suara 85 setuju dan 5 tidak setuju. Voting yang dilakukan pada Kamis (16/12/2021) menjadikan Hussein muslim pertama yang menduduki jabatan itu.

“Ini adalah hari bersejarah bagi komunitas muslim Amerika dan bangsa kita. Kami yakin bahwa dia akan membela kebebasan beragama semua komunitas yang terancam oleh kefanatikan di seluruh dunia, termasuk muslim Uighur yang menghadapi genosida oleh Partai Komunis CIna,” kata Wakil Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR), Edward Ahmed Mitchell, dikutip Anadolu Agency, Senin (20/12/2021).

Baca Juga: Parlemen AS Setujui RUU Berantas Islamofobia di Seluruh Dunia



Pada pemerintahan mantan Presiden Barack Obama, Hussein menjabat sebagai Utusan Khusus AS untuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Utusan Khusus untuk Komunikasi Kontraterorisme Strategis, dan Wakil Penasehat Gedung Putih. Komisi Kebebasan Beragama Internasional AS mengapresiasi terpilihnya Hussain sebagai duta besar kebebasan beragama.

“Dengan pengetahuan dan pengalamannya selama bertahun-tahun, Hussain berada di posisi yang tepat untuk memajukan promosi kebebasan beragama internasional oleh pemerintah AS,” kata Ketua Komisi Kebebasan Beragama Internasional, Nadine Maenza.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muslim mancanegara amerika serikat muslim amerika serikat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya