Karya santri
Inthiq, Film Karya Santri Gontor Ungkap Rahasia Mahir Berbahasa Asing
Muhajirin
Selasa, 21 Desember 2021 - 14:08 WIB
Film Inthiq karya Santri Pondok Modern Darussalam Gontor tayang di kanal YouTube Gontor TV (Dok Gontor TV)
Sebagai pondok modern, santri Pondok Modern Darussalam Gontor tak berhenti melakukan eksplorasi diri. Hal Itu menunjukkan sistem pesantren memiliki keunggulan untuk mendorong santri terus berpikir kreatif dan inovatif.
Tak melulu belajar perkara agama, santri-santri Gontor juga memiliki wadah untuk mengembangkan bakat dan minat. Santri Gontor kembali memperlihatkan kreativitas baru-baru ini. Mereka memproduksi sebuah film pendek yang menyajikan rahasia para santri mahir berbahasa asing.
Film tersebut berjudul Inthiq. Karya audio visual itu mengundang banyak apresiasi dari berbagai pihak, terutama para orang tua santri. Film itu bahkan mengundang impresi positif di berbagai media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter.
Film yang telah tayang di kanal Youtube Gontor TV itu mengisahkan santri Gontor bernama Ihya mempelajari Bahasa Arab. Awalnya, Ihya ditampilkan sebagai sosok santri yang tidak nyaman dengan berbagai disiplin bahasa yang ada di pondok.
Namun, Ihya memiliki kawan bernama Fadhil. Sosok Fadhil selalu berusaha menemani Ihya dalam menghadapi konflik batin dan bersemangat mengikuti disiplin Bahasa.
Film yang memakan waktu produksi selama enam bulan itu merupakan hasil kerja tim dari seluruh kru dan pemain yang berjumlah 100 orang. Ilmi Hatta, penulis naskah, penerjemah dan sutradara film itu mengungkapkan, tujuan film itu untuk memotivasi santri untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing.
Baca Juga: Menengok Dapur Rekaman Nasyid Gontor, Dakwah Santri Lewat Karya Seni
Tak melulu belajar perkara agama, santri-santri Gontor juga memiliki wadah untuk mengembangkan bakat dan minat. Santri Gontor kembali memperlihatkan kreativitas baru-baru ini. Mereka memproduksi sebuah film pendek yang menyajikan rahasia para santri mahir berbahasa asing.
Film tersebut berjudul Inthiq. Karya audio visual itu mengundang banyak apresiasi dari berbagai pihak, terutama para orang tua santri. Film itu bahkan mengundang impresi positif di berbagai media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter.
Film yang telah tayang di kanal Youtube Gontor TV itu mengisahkan santri Gontor bernama Ihya mempelajari Bahasa Arab. Awalnya, Ihya ditampilkan sebagai sosok santri yang tidak nyaman dengan berbagai disiplin bahasa yang ada di pondok.
Namun, Ihya memiliki kawan bernama Fadhil. Sosok Fadhil selalu berusaha menemani Ihya dalam menghadapi konflik batin dan bersemangat mengikuti disiplin Bahasa.
Film yang memakan waktu produksi selama enam bulan itu merupakan hasil kerja tim dari seluruh kru dan pemain yang berjumlah 100 orang. Ilmi Hatta, penulis naskah, penerjemah dan sutradara film itu mengungkapkan, tujuan film itu untuk memotivasi santri untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing.
Baca Juga: Menengok Dapur Rekaman Nasyid Gontor, Dakwah Santri Lewat Karya Seni