home global news

Antisipasi Kebutuhan Karantina TKI, BNPB Siapkan Tambahan Rusun

Rabu, 22 Desember 2021 - 22:31 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau tempat karantina tambahan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara (Dok BNPB)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau kesiapan beberapa Rumah Susun (rusun) di DKI Jakarta sebagai antisipasi adanya penambahan kebutuhan tempat karantina bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI). Peninjauan tersebut dilakukan pada Rabu (22/12/2021) siang hingga sore di beberapa wilayah di DKI Jakarta.

Peninjauan pertama dilakukan di Rusun Nagrak yang berada di bilangan Cilincing, Jakarta Utara. Rusun Nagrak saat ini dijadikan sebagai tempat karantina bagi para PMI yang baru saja tiba di Tanah Air. Hingga hari ini, Rabu (22/12/2021) keterisian tempat tidur untuk karantina sebanyak 1.860 dari total kapasitas kurang lebih 4.000 tempat tidur.

Nantinya, akan ada penambahan kapasitas yang akan dibuka di tower 6. Total terdapat 265 unit kamar di tower 6 dengan kapasitas mencapai 1000 orang. 166 unit di antaranya telah layak dan siap untuk digunakan, sementara sisanya, 99 unit, masih harus dilakukan perbaikan-perbaikan pada interior gedung dan kamar.

Baca Juga: Pengecualian Karantina Berlaku untuk WNA Diplomat dan WNI dengan Kondisi Mendesak



"Agar dipercepat untuk perbaikannya sehingga kami dapat langsung mengirimkan kebutuhan dan peralatan untuk dapat segera dimanfaatkan sebagai lokasi karantina," ujar Suharyanto kepada jajaran pengurus Rusun Nagrak.

Selanjutnya, Kepala BNPB yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 tersebut meninjau Rusun Daan Mogot di Jakarta Barat yang rencananya juga akan dijadikan tempat karantina bagi PMI dan pelaku perjalanan internasional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 karantina bnpb omicron
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya