home wirausaha syariah

Peduli Kesejahteraan Petani, Inovasi Mahasiswa UI Jawab Isu Kelangkaan Pupuk

Kamis, 23 Desember 2021 - 12:56 WIB
Savira Alivia Salsabila, mahasiswa UI inovator pupuk Tekpang. Foto: istimewa
Isu kelangkaan pupuk di sektor pertanian telah menjadi permasalahan klasik yang terus berulang setiap tahun.

Pada 2021 sendiri, potensi kelangkaan pupuk masih cukup besar karena perbedaan antara kebutuhan dengan alokasi yang diberikan pemerintah.

Berdasarkan usulan sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dari seluruh daerah, kebutuhan pupuk bersubsidi tahun 2021 mencapai 23,4 juta ton. Angka ini jauh lebih besar dari anggaran APBN 2021 yang hanya mampu memenuhi subsidi sekitar sembilan juta ton, ditambah 1,5 juta liter pupuk organik cair.

Sebagai milenial yang melekat dengan dunia pendidikan dan teknologi digital, membuat Savira Alivia Salsabila tergerak untuk ikut menghadirkan solusi terkait permasalahan tersebut.

Kala itu, dia menemukan isu permasalahan pupuk sedang merebak di Tanah Air akibat pandemi Covid-19. Savira merupakan mahasiswa Teknik Kimia Universitas Indonesia yang dengan idenya mencoba memberikan terobosan melalui teknologi produksi pupuk nitrat cair.

Baca juga: Berkat KUA Percontohan Ekonomi Umat, Penjualan Pedagang Kue Ini Meningkat

Namun, ia masih perlu wadah yang lebih luas dari sekadar tingkat Universitas untuk menuangkan idenya itu. Bak bertemu jodohnya, Savira yang sedang scrolling instagramnya menemukan satu wadah yang cocok, yakni Pertamuda.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
peduli kesejahteraan petani inovasi mahasiswa ui isu kelangkaan pupuk
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya