Outlook 2022, Teten : KemenKopUKM Fokus Redesign Struktur Ekonomi
Mahmuda attar hussein
Senin, 27 Desember 2021 - 05:59 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki di acara Refleksi 2021 dan Outlook 2022 KemenkopUKM. Foto: instagram tetenmasduki
Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) tetap fokus menjalankan program-program yang mampu mendongkrak skala ekonomi UMKM. Semangat itu diambil berdasarkan refleksi perjalanan program Kementerian Koperasi dan UKM dan harapan melihat masa depan di tahun 2022.
"Sejak saya dipercaya menjadi Menteri di KemenKopUKM, saya diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk me-redesign kebijakan untuk pengembangan UMKM, mengubah struktur ekonomi kita yang berpuluh-puluh tahun didominasi oleh sektor mikro," ujar Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki, seperti dilansir dari laman resmi KemenkopUKM, Senin (27/12).
Baca juga: Indonesia Fokus Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah
Kebijakan di KemenKopUKM yang sekarang ini, jelas Teten tak bisa meneruskan kebijakan-kebijakan lama, yang tak mampu mengubah struktur ekonomi. Pasalnya sejak krisis 1998, 2008 dan saat ini krisis akibat pandemi, sektor ekonomi mikro yang masih mendominasi usaha.
"Memang sekitar 97 persen penyerapan tenaga kerja itu didominasi UMKM, namun UMKM nya masih level mikro, di mana sistem ekonominya unstable tingkat rumah tangga. Untuk itu, sektor ini perlu kita naikkan, jangan jadi mikro terus," ungkap Menteri Teten.
Diakuinya, saat ini mindset UMKM mulai sedikit berubah. Jika dahulu hanya berkutat pada usaha yang itu-itu saja. Sekarang UMKM mulai mengubah sedikit demi sedikit konsep usaha dengan berbagai inovasi.
"Jadi kesadaran untuk naik kelas ini sudah mulai timbul," yakin Teten.
"Sejak saya dipercaya menjadi Menteri di KemenKopUKM, saya diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk me-redesign kebijakan untuk pengembangan UMKM, mengubah struktur ekonomi kita yang berpuluh-puluh tahun didominasi oleh sektor mikro," ujar Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki, seperti dilansir dari laman resmi KemenkopUKM, Senin (27/12).
Baca juga: Indonesia Fokus Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah
Kebijakan di KemenKopUKM yang sekarang ini, jelas Teten tak bisa meneruskan kebijakan-kebijakan lama, yang tak mampu mengubah struktur ekonomi. Pasalnya sejak krisis 1998, 2008 dan saat ini krisis akibat pandemi, sektor ekonomi mikro yang masih mendominasi usaha.
"Memang sekitar 97 persen penyerapan tenaga kerja itu didominasi UMKM, namun UMKM nya masih level mikro, di mana sistem ekonominya unstable tingkat rumah tangga. Untuk itu, sektor ini perlu kita naikkan, jangan jadi mikro terus," ungkap Menteri Teten.
Diakuinya, saat ini mindset UMKM mulai sedikit berubah. Jika dahulu hanya berkutat pada usaha yang itu-itu saja. Sekarang UMKM mulai mengubah sedikit demi sedikit konsep usaha dengan berbagai inovasi.
"Jadi kesadaran untuk naik kelas ini sudah mulai timbul," yakin Teten.