Profil Ilmuwan Muslim
Epidemiolog Laura Navika Yamani, Muslimah Cemerlang yang Selaraskan Sains dan Wahyu Ilahi
Muhajirin
Senin, 27 Desember 2021 - 13:15 WIB
Epidemiolog Laura Navika Yamani, Ph.D (Dok Pribadi)
Inti dari Islam adalah ilmu. Dan solusi setiap masalah dalam kehidupan manusia sudah termaktub dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi. Tugas manusia mengeksplorasinya agar bisa bermanfaat di tengah masyarakat. Prinsip itu menjadi bagian dari perjalanan intelektual Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani.
Selama pandemi Covid-19, Laura memiliki peran sentral. Selain sering muncul di media maupun layar kaca, ia banyak melakukan riset terkait virus covid-19. Sosoknya sebagai seorang muslimah yang ilmunya dibutuhkan publik, begitu inspiratif. Sebab ia tak sekadar meneliti, namun juga membaca tanda kekuasaan Allah dalam virus corona.
Wanita kelahiran 1 Agustus 1986 itu tumbuh di kawasan Ampel dan Kebraon, Surabaya, Jawa Timur. Di sana, anak dari pasangan Yazid Yamani dan Noor Lia Diana itu diajarkan nilai-nilai Islam dalam tradisi Muhammadiyah.
SD Muhammadiyah 22 Surabaya pada 1992-1998 menjadi pelabuhan pertama. Lalu berlanjut di SMP Negeri 16 Surabaya. Minat Laura pada ilmu pengetahuan alam sudah terlihat saat memasuki usia Sekolah Menengah Atas (SMA). Dia mengambil jurusan IPA di SMU Negeri 1 Surabaya dan lulus pada 2004.
Baca Juga: Muslimah Guru Besar UGM Ini Jadi 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia
Selama pandemi Covid-19, Laura memiliki peran sentral. Selain sering muncul di media maupun layar kaca, ia banyak melakukan riset terkait virus covid-19. Sosoknya sebagai seorang muslimah yang ilmunya dibutuhkan publik, begitu inspiratif. Sebab ia tak sekadar meneliti, namun juga membaca tanda kekuasaan Allah dalam virus corona.
Wanita kelahiran 1 Agustus 1986 itu tumbuh di kawasan Ampel dan Kebraon, Surabaya, Jawa Timur. Di sana, anak dari pasangan Yazid Yamani dan Noor Lia Diana itu diajarkan nilai-nilai Islam dalam tradisi Muhammadiyah.
SD Muhammadiyah 22 Surabaya pada 1992-1998 menjadi pelabuhan pertama. Lalu berlanjut di SMP Negeri 16 Surabaya. Minat Laura pada ilmu pengetahuan alam sudah terlihat saat memasuki usia Sekolah Menengah Atas (SMA). Dia mengambil jurusan IPA di SMU Negeri 1 Surabaya dan lulus pada 2004.
Baca Juga: Muslimah Guru Besar UGM Ini Jadi 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia