JK: Tanpa Makmurkan Masyarakat, Fungsi Masjid Belum Sempurna
Fajar adhitya
Senin, 27 Desember 2021 - 14:27 WIB
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla (foto: istimewa).
Dewan Masjid Indonesia (DMI) meresmikan Gedung Pimpinan Pusat. Ketua DMI, Jusuf Kalla (JK) berharap kantor ini dapat menunjang kerja-kerja DMI dalam memakmurkan masjid.
Gedung DMI yang berlokasi di Jalan Matraman, Jakarta diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. JK mengatakan, sudah sejak lama DMI menginginkan kantor yang berlokasi tetap dan milik sendiri.
“Selama 10 tahun saya jadi Ketua DMI, lima kali kontrak rumah, pindah dari SD Istiqlal, ke jalan Borobudur, Jalan Surabaya, Jalan Jenggala, baru punya rumah sendiri setelah 50 tahun. Saya bersyukur sekarang sudah punya rumah sendiri,” kata JK di Jakarta belum lama ini.
Baca Juga:UAS Ingatkan Kaum Muslim Terus Beramar Makruf Nahi Mungkar
JK menjelaskan, DMI mengusung visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Mereka yang wajib memakmurkan masjid adalah pendiri, pengelola, dan jamaah.
“Tapi bukan hanya itu saja, bagaimana masjid juga memakmurkan masyarakat sekitarnya,” kata JK.
DMI mendorong masjid di seluruh Indonesia turut mendorong pertumbuhan ekonomi keummatan. JK melihat, penguasaan sektor ekonomi umat Islam sangat minim.
Gedung DMI yang berlokasi di Jalan Matraman, Jakarta diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. JK mengatakan, sudah sejak lama DMI menginginkan kantor yang berlokasi tetap dan milik sendiri.
“Selama 10 tahun saya jadi Ketua DMI, lima kali kontrak rumah, pindah dari SD Istiqlal, ke jalan Borobudur, Jalan Surabaya, Jalan Jenggala, baru punya rumah sendiri setelah 50 tahun. Saya bersyukur sekarang sudah punya rumah sendiri,” kata JK di Jakarta belum lama ini.
Baca Juga:UAS Ingatkan Kaum Muslim Terus Beramar Makruf Nahi Mungkar
JK menjelaskan, DMI mengusung visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Mereka yang wajib memakmurkan masjid adalah pendiri, pengelola, dan jamaah.
“Tapi bukan hanya itu saja, bagaimana masjid juga memakmurkan masyarakat sekitarnya,” kata JK.
DMI mendorong masjid di seluruh Indonesia turut mendorong pertumbuhan ekonomi keummatan. JK melihat, penguasaan sektor ekonomi umat Islam sangat minim.