home masjid

Harus Fleksibel, Ini Tips Bangun Soliditas Remaja Masjid

Rabu, 29 Desember 2021 - 07:31 WIB
Remaja masjid merupakan generasi masa depan yang akan meneruskan kemakmuran masjid. Foto: Langit7/iStock.
Ketua Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, Ahmad Farhan mengatakan, pengembangan organisasi remaja masjid akan menghadapi berbagai tantangan di era disrupsi. Salah satunya adalah memertahankan dan membangun soliditas anggota.

Ia menganjurkan agar organisasi remaja masjid dikelola dengan basis komunitas (community based organization). Menurut dia, organisasi berbasis komunitas akan lebih mudah mengakomodir minat dan bakat generasi muda.

“Karena anak muda sekarang sudah mengarah ke hal yang konkret, mau ngapain sih berorganisasi. Biasanya muncul komunitas, relawan, jadi jelas. Kalau organisasi yang terjebak pada rutinitas rapat-rapat, diskusi itu lambat laun akan ditinggalkan,” kata Farhan saat berbincang dengan Langit7.id, Rabu (29/12/2021) pagi.

Baca Juga:Doa Mohon Keselamatan dan Kesehatan yang Bisa Dibaca Setiap Hari

Farhan memberikan tips bagaimana menguatkan ikatan antar anggota. Menurut dia, remaja masjid harus fleksibel dan inklusif ketika menyusun rencana kerja dan variatif dalam berkegiatan.

Kegiatan yang variatif diharapkan dapat memersatukan anggota sehingga memilki rasa kepemilikian organisasi. Kegiatan yang lebih menguatkan kebersaman, kekeluargaan, selain aktivitas dakwah, keagamaan, dan sosial.

Baca Juga:Khofifah: Remaja Masjid Dapat Bantu Percepat Transformasi Digital
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
fungsi masjid remaja masjid
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya