home edukasi & pesantren

Ponpes Al Biruni Masukkan Esport dalam Kurikulum Belajar Santri

Selasa, 04 Januari 2022 - 11:32 WIB
Foto (mulai kedua dari kiri) Ketua Yayasan Amal Al Biruni Uki Marzuki, Pemimpin Redaksi Langit7 Djaka Susila, Ketua Komunitas Vector60 Teguh Fajar Prayitno, dan Edwin Riyanto. Foto: Istimewa
Di zaman teknologi yang kian maju menjadikan derasnya arus informasi global mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan. Dunia pendidikan menjadi satu dari sekian banyak lini kehidupan yang terpengaruh.

Pondok Pesantren Al Biruni, Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat memberi terobosan baru bagi santrinya sebagai respon terhadap era digital. Ketua Yayasan Amal Al Biruni Uki Marzuki mengungkapkan memiliki lima konsep pesantren digital yang akan dicanangkan untuk para santrinya.

Menurut Uki, lima konsep yang terdapat dalam pesantren digital ini, pertama yang harus dikembangkan adalah soft skill. Konsep ini mengajak para santri untuk berpikir, berbicara, menulis, berperilaku, serta memahami tentang pola pikir secara digital.

Baca juga: Uu Yakinkan Masyarakat, Ponpes di Jabar Aman Terkendali

“Adapun yang kedua, perlu adanya pemahaman tentang mindset digital. Bagaimana pun tantangan digitalisasi atau hal yang berbau digital tidak akan bisa dilawan. Kita harus bisa dan mampu mengikuti tantangan zaman,” papar Uki pada Langit7.

Uki menambahkan, saat ini anak-anak muda hampir semuanya sudah bersentuhan dengan dunia digital. Terutama para santri yang memiliki hobi bermain gim online. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri yang harus diselesaikan dunia pendidikan, khususnya pesantren.

“Faktanya memang para santri hari ini mempunyai hobi yang tidak sama dengan santri zaman dahulu. Sekarang para santri memiliki hobi bermain gim digital atau biasa kita kenal dengan esport,” ungkap Uki.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
cirebon ponpes al biruni
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya