Masalah Pendidikan Kita, Najeela Shihab: Proses Belajar Tak Terjadi di Ruang Kelas
Muhajirin
Kamis, 06 Januari 2022 - 13:40 WIB
Najeela Shihab (foto: instagram/@najeelashihab)
Pegiat pendidikan Najeela Shihab menilai sistem pendidikan Indonesia merenggut kemerdekaan siswa untuk belajar. Memang terdengar kontradiktif, tapi itu yang sebenarnya terjadi.
Belajar berarti rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu ini ditandai dengan pertanyaan. Itulah yang disebut proses belajar. Namun konsep ini tidak terjadi di dalam ruangan kelas. Seolah proses belajar tidak terjadi di sekolah.
"Masuk sekolah, tapi justru rasa ingin tahunya bukannya tumbuh terus, tetapi malah mati. Kita bisa menyaksikan banyak anak-anak pintar di sekolah, tapi justru mereka tidak sukses. Berbanding berbalik dengan anak-anak yang dianggap bodoh, mereka justru sukses. Ini karena, sebenarnya banyak proses belajar yang justru terjadi di luar kelas," kata Najeela dalam webinar BukaTalks, dikutip Kamis (6/1/2022).
Masalah ini yang membuat Najeela menciptakan Kurikulum Cikal. Tujuan utama dari kurikulum ini adalah menciptakan komunitas yang terus belajar sepanjang hayat. Bukan hanya murid, tapi guru dan orang tua pun demikian.
Membangun hubungan pendidik dalam memenuhi kebutuhan proses belajar anak sangat penting dilakukan. Najeela harus berjuang keras mengubah stereotype tentang proses belajar mengajar yang dikenal selama ini.
Baca Juga: Najeela Shihab: Hubungan Erat Keluarga Pengaruhi Kompetensi Akademis dan Sosial Anak
Belajar berarti rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu ini ditandai dengan pertanyaan. Itulah yang disebut proses belajar. Namun konsep ini tidak terjadi di dalam ruangan kelas. Seolah proses belajar tidak terjadi di sekolah.
"Masuk sekolah, tapi justru rasa ingin tahunya bukannya tumbuh terus, tetapi malah mati. Kita bisa menyaksikan banyak anak-anak pintar di sekolah, tapi justru mereka tidak sukses. Berbanding berbalik dengan anak-anak yang dianggap bodoh, mereka justru sukses. Ini karena, sebenarnya banyak proses belajar yang justru terjadi di luar kelas," kata Najeela dalam webinar BukaTalks, dikutip Kamis (6/1/2022).
Masalah ini yang membuat Najeela menciptakan Kurikulum Cikal. Tujuan utama dari kurikulum ini adalah menciptakan komunitas yang terus belajar sepanjang hayat. Bukan hanya murid, tapi guru dan orang tua pun demikian.
Membangun hubungan pendidik dalam memenuhi kebutuhan proses belajar anak sangat penting dilakukan. Najeela harus berjuang keras mengubah stereotype tentang proses belajar mengajar yang dikenal selama ini.
Baca Juga: Najeela Shihab: Hubungan Erat Keluarga Pengaruhi Kompetensi Akademis dan Sosial Anak