home community

AQL Peduli Bangun Rumah Peradaban untuk Korban Erupsi Semeru

Kamis, 06 Januari 2022 - 11:52 WIB
Proses pembangunan hunian untuk korban erupsi Semeru (Dok AQL Peduli)
Erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur masih menyisakan duka bagi korban. Bencana yang terjadi pada akhir 2021 itu mengakibatkan 4.250 unit rumah terdampak. Ribuan pengungsi tersebar di bawah tenda-tenda tak layak huni.

Bencana yang menyasar 17 desa di 10 kecamatan itu tak hanya menyebabkan kerugian materil semata, psikologis korban juga terganggu.Trauma erupsi susulan sudah pasti. Terlebih Semeru masih sering memuntahkan abu vulkanik.

Kala hujan pun demkian, muntahan Semeru berubah menjadi banjir lahar dingin. Seolah tak ada tempat aman untuk berteduh. Berlindung di bawah tenda-tenda tidur berkerumun tentu tak layak.

Kondisi itu menjadi landasan utama pembangunan Rumah Peradaban yang digagas AQL Peduli untuk korban. Program itu didesain seperti kompleks perumahan. Ada 32 rumah yang akan dibangun.

Rumah-rumah tersebut akan dibangun permanen. Dilengkapi pula masjid. Itu membuat para korban bisa bercengkrama layaknya kehidupan normal. Kehadiran rumah ibadah sudah pasti membawa ketenangan dan ketentraman jiwa.

AQL Peduli bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Lumajang untuk penetapan lokasi. Itu dinilai efektif. Lembaga kemanusiaan yang berpusat di Tebet, Jakarta Selatan itu tinggal menyusun konsep rencana pembangunan.

"Kita sangat apresiasi kepada pemerintah setempat yang 'gercep' menyediakan tempat relokasi. Pemerintah juga telah menentukan bagian-bagian (pembagian kavling) kepada NGO/lembaga yang akan berkontribusi dalam pembangunan huntara maupun huntap," kata direktur AQL Peduli, Firman Fabi, di Jakarta, Kamis (6/1/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
erupsi semeru korban erupsi aql
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya