Tips Keren Bermain Bersama Anak, Agar Orang Tua Jadi Idola
Muhajirin
Sabtu, 08 Januari 2022 - 17:43 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Psikolog dari Universitas Indonesia (UI), Efriyani Djuwita, memberikan tips cara bermain asik bersama anak. Ada banyak manfaat bagi orang tua ketika bermain bersama anak, terutama pada masa pandemi saat ini.
Bermain bersama anak sangat penting untuk membantu perkembangan anak dalam beraktivitas sehari-hari. Namun sebelum itu, ada hal yang perlu diperhatikan. Orang tua harus terlebih dahulu menyusun tata ruang di rumah agar lebih lapang.
Ruangan lapang ini memiliki banyak kegunaan. Dengan memindahkan perabot merapat ke dinding, anak bisa lebih leluasa saat bermain di rumah. Di sisi lain, ruangan lapang juga bisa menghindarkan anak dari kecelakaan saat bermain di dalam rumah.
Nah, setelah itu, orang tua baru fokus menemani anak bermain. Orang tua yang memiliki anak usia sekolah atau remaja harus masuk ke dunia mereka. Anak remaja yang sekolah online otomatis memiliki durasi lama di depan gawai.
Hal tersebut membuat mereka bisa menghabiskan waktu kosong bermain game online dengan teman sebaya anak. Maka itu, orang tua harus bisa mengimbangi aktivitas anak itu dengan game offline di rumah. Bisa memainkan permainan yang melibatkan semua anggota keluarga.
"Dengan banyaknya paparan atau penggunaan gadget, orang tua diharapkan bisa memberikan alternatif kegiatan yang menarik untuk mereka, misalnya anak yang memiliki anak usia sekolah, Anda bisa merencanakan project kegiatan yang menyenangkan buat anak dan Anda. Misalnya, memasak bersama, berkebun bersama, atau mendekorasi rumah," kata Efri melalui kanal youtube OVIS UI, dikutip Sabtu (8/1/2022).
Sementara bagi orang tua yang memiliki anak usia dini bisa mencoba melakukan kegiatan bersama yang menstimulasi fungsi sensorik mereka. Bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, seperti bahan dapur yakni tepung terigu atau pewarna makanan.
Bermain bersama anak sangat penting untuk membantu perkembangan anak dalam beraktivitas sehari-hari. Namun sebelum itu, ada hal yang perlu diperhatikan. Orang tua harus terlebih dahulu menyusun tata ruang di rumah agar lebih lapang.
Ruangan lapang ini memiliki banyak kegunaan. Dengan memindahkan perabot merapat ke dinding, anak bisa lebih leluasa saat bermain di rumah. Di sisi lain, ruangan lapang juga bisa menghindarkan anak dari kecelakaan saat bermain di dalam rumah.
Nah, setelah itu, orang tua baru fokus menemani anak bermain. Orang tua yang memiliki anak usia sekolah atau remaja harus masuk ke dunia mereka. Anak remaja yang sekolah online otomatis memiliki durasi lama di depan gawai.
Hal tersebut membuat mereka bisa menghabiskan waktu kosong bermain game online dengan teman sebaya anak. Maka itu, orang tua harus bisa mengimbangi aktivitas anak itu dengan game offline di rumah. Bisa memainkan permainan yang melibatkan semua anggota keluarga.
"Dengan banyaknya paparan atau penggunaan gadget, orang tua diharapkan bisa memberikan alternatif kegiatan yang menarik untuk mereka, misalnya anak yang memiliki anak usia sekolah, Anda bisa merencanakan project kegiatan yang menyenangkan buat anak dan Anda. Misalnya, memasak bersama, berkebun bersama, atau mendekorasi rumah," kata Efri melalui kanal youtube OVIS UI, dikutip Sabtu (8/1/2022).
Sementara bagi orang tua yang memiliki anak usia dini bisa mencoba melakukan kegiatan bersama yang menstimulasi fungsi sensorik mereka. Bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, seperti bahan dapur yakni tepung terigu atau pewarna makanan.