Cara Rasul Mendidik Generasi Kokoh, Selalu Relevan Hingga Kini
Muhajirin
Senin, 10 Januari 2022 - 09:25 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pakar Parenting Nabawiyah, Ustadz Budi Ashari, menguraikan salah satu potret Rasulullah SAW dalam mendidik generasi yang kokoh. Pendidikan karakter Baginda Nabi itu mesti menjadi contoh dalam mendidik anak, agar mereka tumbuh sebagai generasi rabbani.
Suatu ketika, dalam riwayat Imam At-Tirmidzi, disebutkan, Rasulullah SAW pernah membonceng Abdullah bin Abbas yang kala itu masih berumur beliau. Dia ikut bersama nabi saat berumur 8 tahun, dan berpisah saat 12 tahun karena Rasulullah wafat.
Ibnu Abbas lalu berada di bawah bimbingan Abu Bakar Ash-Shiddiq selama 3 tahun. Itu berarti, beliau mendapatkan pendidikan selama 7 tahun. Namun hasilnya luar biasa. Saat berusia 15 tahun, dia sudah menjadi penasihat kekhalifahan pada masa Umar bin Khattab.
Ada banyak pelajaran penting yang bisa diambil dalam riwayat tersebut. Pelajaran itu bisa dijadikan rujukan dalam mendidik anak agar menjadi generasi kokoh dan kuat menjaga keimanan.
Mulai dari Rasulullah membonceng Ibnu Abbas yang masih belia. Banyak ayah saat ini tiap hari mengantar-jemput anak ke sekolah. Namun, ia perannya itu sekadar menjadi tukang ojek untuk anak. Padahal itu momen terbaik untuk menanamkan akidah kuat kepada anak.
"Saat naik kendaraan berdua, saatnya ngobrol berdua. Jangan jadi ayah bisu," kata Ustadz Budi Ashari, dikutip kanal YouTube Wahyu Ramadhan, Senin (10/1/2022).
Nasihat Rasulullah kepada Ibnu Abbas pun menunjukkan kualitas dan cara mendidik agar anak menjadi kokoh. Rasulullah bersabda:
Suatu ketika, dalam riwayat Imam At-Tirmidzi, disebutkan, Rasulullah SAW pernah membonceng Abdullah bin Abbas yang kala itu masih berumur beliau. Dia ikut bersama nabi saat berumur 8 tahun, dan berpisah saat 12 tahun karena Rasulullah wafat.
Ibnu Abbas lalu berada di bawah bimbingan Abu Bakar Ash-Shiddiq selama 3 tahun. Itu berarti, beliau mendapatkan pendidikan selama 7 tahun. Namun hasilnya luar biasa. Saat berusia 15 tahun, dia sudah menjadi penasihat kekhalifahan pada masa Umar bin Khattab.
Ada banyak pelajaran penting yang bisa diambil dalam riwayat tersebut. Pelajaran itu bisa dijadikan rujukan dalam mendidik anak agar menjadi generasi kokoh dan kuat menjaga keimanan.
Mulai dari Rasulullah membonceng Ibnu Abbas yang masih belia. Banyak ayah saat ini tiap hari mengantar-jemput anak ke sekolah. Namun, ia perannya itu sekadar menjadi tukang ojek untuk anak. Padahal itu momen terbaik untuk menanamkan akidah kuat kepada anak.
"Saat naik kendaraan berdua, saatnya ngobrol berdua. Jangan jadi ayah bisu," kata Ustadz Budi Ashari, dikutip kanal YouTube Wahyu Ramadhan, Senin (10/1/2022).
Nasihat Rasulullah kepada Ibnu Abbas pun menunjukkan kualitas dan cara mendidik agar anak menjadi kokoh. Rasulullah bersabda: