home edukasi & pesantren

Hamid Fahmy Zarkasyi: Ini Teladan Ulama tentang Minat Baca

Senin, 10 Januari 2022 - 12:02 WIB
Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi (foto: istimewa)
Rektor Universitas Darussalam, Gontor (UNIDA), Hamid Fahmy Zarkasyi, mengaku prihatin dengan generasi muda di Indonesia yang memiliki minat membaca sangat rendah.

Ini berbanding terbalik saat mereka berhadapan dengan media sosial. Gen Z bisa berjam-jam di depan gawai, namun cepat mengantuk jika membaca buku. Frekuensi membaca masyarakat Indonesia secara umum sangat rendah.

"Kita di Asia berada di nomor 65. Itu lebih rendah berada di bawah Malaysia, Thailand, Singapura," kata Hamid, dikutip kanal YouTube gontortv, Senin (10/1/2022).

Berbeda dengan masyarakat Eropa yang dikenal sangat gemar membaca. Setiap siswa bisa membaca puluhan buku dalam setahun. Itu karena sistem pendidikan mereka mendorong para siswa untuk membaca.

Di Jepang, ada satu hari nasional yang mengharuskan semua siswa membaca sejarah nasional dalam kelas. Mereka tidak diperkenankan memiliki aktivitas lain selain membaca. Dari gambaran ini, sastrawan Taufik Ismail menyebut masyarakat Indonesia sebagai tunabaca dan pincang menulis.

"Ketika orang membaca, dia mestinya belajar bagaimana orang menulis. Jadi, membaca, menulis, dan berdiskusi adalah syarat akademik. Itu tidak bisa Anda tawar. Kalau hanya membaca saja tetapi tidak ada diskusi, Anda bisa stress. Sama halnya makan banyak tapi tidak olahraga," kata Hamid.

Masalah kedua, keluarga Indonesia tidak memiliki tradisi membaca. Usaha orang tua membudayakan tradisi membaca untuk anak-anak mereka masih jarang ditemukan. Itu menyebabkan generasi muda saat ini lebih memiliki menghabiskan uang untuk nongkrong daripada membeli buku.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
unida gontor rektor unida gontor hamid fahmy zarkasyi teladan ulama membaca
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya