Hari ini, Selasa 13 September 2022 genap 64 tahun usia Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi. Ada tiga pokok utama pemikiran dan kontribusi intelektual beliau, yaitu Worldview Islam, Filsafat Islam, dan Peradaban Islam.
Umat Islam kini lebih senang mengulik romantisme kejayaan masa lalu, hingga lupa membangun peradaban. Permasalahan tersebut harus menjadi bahan introspeksi.
Pondasi penting peradaban Islam adalah ilmu yang dibangun berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah, merentang dari masalah politik, ekonomi, sosial, hingga pendidikan.
Ketika orang membaca, dia mestinya belajar bagaimana orang menulis. Jadi, membaca, menulis, dan berdiskusi adalah syarat akademik yang tak bisa ditawar.
Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, menguraikan akar dari materialisme di bidang pendidikan yang terjadi di tengah masyarakat. Dia menyebut ujung dari sekian banyak persoalan itu adalah masalah ilmu pengetahuan.
Rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmi Zarkasyi, menjelaskan, wacana childfree yang marak akhir-akhir ini merupakan produk feminisme. Di sejumlah negara barat, fenomena perempuan tidak mau punya anak sudah menjadi hal biasa.
Ketua Umum Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Prof Dr KH Hamid Fahmi Zarkasyi, menekankan kesadaran berbangsa. Terlebih dalam politik agar mengedepankan adab.
Universitas Darussalam Gontor adalah salah satu universitas berbasis pesantren terbaik di Indonesia. Tak sedikit pesantren yang menjadikannya percontohan. Rektor Unida Gontor Prof Hamid Fahmy Zarkasyi membagikan pengalamannya dirikan Unida Gontor.
Menurut Rektor Universitas Darussalam Gontor Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, Pondok Modern hadir menjawab tantangan zaman dengan melengkapi sistem pendidikan di pesantren tradisional dan madrasah.
Imam Ibnu Qayyim mengatakan, sesungguhnya hati tidak akan merasakan ketenangan, ketentraman, dan kedamaian melainkan jika pemiliknya berhubungan dengan Allah SWT.
Pandemi bukan kejadian pada saat sekarang ini saja tetapi juga terjadi pada setiap tahun 20, yakni 1720, 1820, 1920, dan 2020. Jadi ini adalah sunnatullah.