home global news

Kemenkes Fokus Tangani Pasien Omicron Melalui Telemedicine

Selasa, 11 Januari 2022 - 06:29 WIB
Ilustrasi layanan konsultasi medis dan pembelian obat secara online. Foto: LANGIT7/iStock
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan memfokuskan pengobatan pasien konfirmasi Omicron dengan telemedicine. Ada 17 platform layanan medis online yang siap memberikan jasa konsultasi dokter dan pengiriman obat secara gratis bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Langkah pengobatan melalui layanan telemedicine ini diambil Kemenkes karena mayoritas pasien Omicron bergejala ringga dan tidak bergejala. Karenanya pasien konfirmasi Omicron tidak membutuhkan perawatan yang serius di RS.

Baca juga: Telemedicine Jadi Alternatif Tangani Pasien Covid Isoman

Pasien hanya perlu menjalani isolasi mandiri di rumah dengan diberikan suplemen vitamin maupun obat terapi tambahan yang telah diizinkan penggunaannya oleh pemerintah.

“Kenaikan transmisi omicron akan jauh lebih tinggi daripada delta, tetapi yang dirawat lebih sedikit. Sehingga strategi layanan dari Kemenkes dari yang sebelumnya ke RS sekarang fokusnya ke rumah. Karena akan banyak yang terinfeksi namun tidak perlu ke RS,” tutur Menkes melalui keterangan tertulis yang diterima Langit7, Selasa (11/1/2022).

Kemenkes juga akan melakukan penyesuaian dengan merekomendasikan perubahan peraturan penatalaksanaan pasien COVID-19 termasuk menyertakan penggunaan obat monulpiravir dan Plaxlovid untuk terapi pasien COVID-19 gejala ringan.

Dari hasil penelitian, Molnupiravir dan Plaxlovid mampu mengurangi gejala parah bahkan kematian pada pasien COVID-19. Obat tersebut telah diujicobakan kepada pasien COVID-19 dan terbukti aman. Keduanya juga telah mendapatkan izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat Amerika Serikat (FDA) dan sedang dalam proses mendapatkan EUA dari Badan POM.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
telemedicine kemenkes budi gunadi sadikin covid-19 omicron
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya