home global news

Rektor Unida Gontor: Hadapi Pandemi Secara Spiritual dan Medikal

Jum'at, 23 Juli 2021 - 05:45 WIB
Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. Foto: LANGIT7.ID
Imam Hasan al-Bashry berkata, “Kunci kekayaan laut adalah kapal, dan kunci kekayaan bumi adalah jalan, sedangkan kunci kekayaan langit adalah doa”.

Perkataan Hasan al-Bashry tersebut sejalan dengan tema yang diangkat Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) dengan judul "Bentengi Diri di Masa Pandemi dengan Protokol Langit dan Bumi". Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil, hadir sebagai Keynote Speaker dalam acara virtual tersebut, Kamis malam (22/7/2021).

Prof KH Hamid menyatakan, ada dua cara yang harus dilakukan dalam menghadapi pandemi saat ini, yakni dengan cara spiritual dan cara medikal. Cara menyikapinya juga dua, yaitu menggunakan dua sumber: sumber nalar dan sumber agama (wahyu). Seperti apa penjelasannya? Berikut petikan tausiah Ketua Umum MIUMI ini yang dipantau Redaksi Langit7.id:

Di tengah derasnya informasi seperti sekarang ini, dipanggilnya para ulama, para sahabat kita, para tokoh kita, luar biasa cepat, sehingga kita perlu mawas diri. Dalam menyikapi pandemi Covid-19, kita harus menggunakan dua sumber.

Sumber pertama, sumber nalar dan kedua sumber agama, yaitu wahyu. Para ulama dahulu sudah menggunakan dua sumber ini. Kita tetap percaya kepada wahyu dan tetap berpegang kepada hukum alam yang disebut dengan sunnatullah.

Dalam sejarah, peristiwa seperti ini (pendemi Covid-19) bukan terjadi sekarang ini saja. Kalau tidak salah, (terjadi) pada setiap tahun 20, yakni 1720, 1820, 1920, dan sekarang 2020. Jadi ini adalah sunnatullah. Tapi itu semua juga tak lepas dari tangan manusia. Kalau ada teori konspirasi, tidak mustahil itu terjadi. Tetapi ada tangan langit yang ikut serta dalam wabah ini.

Berita Terkait
Berita Lainnya