Dimas Drajat mencetak gol melalui tandukan kepala di menit ke-903, di pertandingan pekan ke-12 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Kamis (18/11) sore.
Pelatih PSM, Milomir Seslija optimis mampu meraih poin penuh. Salah satu starteginya bermain sabar dan menghindari kesalahan yang dapat membuat keuntungan bagi tim lawan.
Clara/Beatriz sempat memberi perlawanan dan memperkecil kedudukan menjadi 2-4. Greysia/Apriyani dengan cepat menutup interval gim kedua dengan keunggulan telak 11-3.
Indonesia dipastikan tidak lagi memiliki wakil di nomor tunggal putra Indonesia Masters 2021. Pasalnya, Shesar Hiren Rhustavito juga tersingkir di babak 16 besar usai ditaklukan Kunlavut Vittidsarn.
Fikri/Bagas kemudian menambah keunggulan menjadi 20-18. Namun, Fikri/Bagas tak mampu menahan keunggulannya karena wakil Malaysia mampu menyamakan kedudukan hingga terjadinya deuce.
Vito yang sudah tertinggal cukup jauh, tak mampu berbuat banyak meladeni Kunlavut. Wakil Thailand itu akhirnya mengunci kemenangan di gim kedua dengan keunggulan 21-9.
Laju Minions semakin tak terbendung usai unggul jauh 19-11 atas Lucas/Ronan. Hingga akhirnya Marcus/Kevin mengunci gim pertama dengan kemenangan 21-13.
Di sektor ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Fitriani/Yulia Yosephine Susanto mendapat kemenangan dengan mudah lantaran lawannya bye pada hasil drawing.
Gebrakan Imran menarik ditunggu. Karena pada seri kedua lalu, PSIS harus menelan pil pahit setelah mengalami dua kekalahan beruntun kontra Bali United 0-1 dan Borneo FC 0-1.
Pada gim kedua, Vito tampil mendominasi jalannya pertandingan dan unggul 6-2 atas Sai. Keunggulan Vito bahkan bertahan hingga interval gim kedua dengan skor 11-6.
Raja Sapta mengungkapkan jika konsep gelembung ini lebih baik jika dibandingkan dengan Olimpiade Tokyo 2020. Para peserta pun terlihat lebih nyaman karena turnamen IBF 2021 dibuat dengan konsep seperti liburan.
Pelatihan ini agar masyarakat bisa siaga dalam menghadapi terjadinya bencana alam dalam rangka menjaga integritas Daerah Pariwisata Super Prioritas menjelang WSBK.
Gregoria mencoba bangkit dan menampilkan permainan yang lebih baik dari gim pertama. Terbukti, wakil Indonesia itu melesat jauh mengungguli Sayaka 7-0.
Iriawan terus mengingatkan kekalahan ini harus segera dilupakan. Ia meminta seluruh pemain fokus, disiplin dan kerja keras untuk selalu ditanamkan dalam benak pemain.
Praveen/Melati tidak bisa mempertahankan keunggulan yang sudah di depan mata. Empat poin beruntun terlepas dari genggaman Praveen/Melati dan membuat Dhruv/Reddy memaksakan skor imbang 19-19.