LANGIT7.ID-Jakarta; Mohamed Salah jelas tidak pergi dari Liverpool dengan tenang. Masa legendarisnya di Anfield berakhir dengan cara yang tak pernah diharapkan siapa pun.
Salah meninggalkan The Reds setelah sembilan tahun, di mana ia mengukir namanya dalam buku sejarah klub sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa, dan bahkan terpilih sebagai pemain terbaik keempat dalam sejarah Liverpool.
Boleh dibilang, 12 bulan terakhirnya tak berjalan mulus. Penurunan performa membuatnya dicadangkan oleh Arne Slot, yang berujung pada wawancara kontroversial yang terasa seperti titik balik yang tak bisa kembali.
Meski akhirnya Salah berhasil merebut kembali tempatnya di tim utama, tanda-tanda kepergiannya sudah terlihat jelas. Bahkan sebelum musim benar-benar berakhir, ia sudah mengonfirmasi kepergiannya setelah setuju melepas tahun terakhir kontrak yang baru saja ia tandatangani 12 bulan sebelumnya.
Sebelum pergi, ia masih sempat melontarkan kritik pedas kepada Slot. Saat Liverpool terseret ke garis finis untuk lolos ke Liga Champions, Salah mengeluhkan gaya permainan Liverpool. Meski tak menyebut nama sang pelatih, jelas ke mana arah kritikannya.
"Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari para peragu menjadi pecinta, dan dari pecinta menjadi juara," tulis Salah di media sosial setelah kekalahan dari Aston Villa. "Butuh kerja keras dan saya selalu melakukan segalanya untuk membantu klub mencapainya. Tak ada yang membuat saya lebih bangga dari itu.
"Kami kembali tersungkur dalam kekalahan musim ini sungguh menyakitkan dan bukan yang pantas diterima para penggemar kami. Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi.
"Itulah sepak bola yang saya kenal dan itulah identitas yang harus dipulihkan dan dipertahankan selamanya. Itu tidak bisa ditawar, dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengannya."
Tak lama setelah pesan itu, Slot pun menyusul Salah keluar dari pintu belakang. Liverpool mengambil keputusan untuk memecat pelatih yang sudah lama dipertahankan, meskipun ketidakpuasan di tribun kian terasa.
Andoni Iraola pun segera didatangkan sebagai penggantinya. Dan tampaknya mantan bos Bournemouth itu sudah berhasil mewujudkan keinginan Salah.
Meski baru menjalani dua pertandingan pramusim, pelatih asal Spanyol itu sudah memberi dampak nyata pada tim barunya, seperti yang diungkapkan Dominik Szoboszlai pekan ini.
"Sangat bagus, intensitas itulah yang kami butuhkan tahun ini," ujar Szoboszlai kepada wartawan di Chicago pada Kamis (dikutip dari Liverpool Echo).
"Apa yang selama ini hilang sudah kembali, baik dari sisi pelatih maupun pemain. Sekarang kami harus menyatukan semuanya dengan skuad yang kami miliki."
Para penggemar tentu berharap keinginan Salah terus terwujud saat Liverpool benar-benar bertarung di musim baru. Tapi jika melihat komentar Szoboszlai, tanda-tanda awal cukup menjanjikan. Sepak bola heavy metal mungkin akan kembali menghiasi Anfield.(*/saf/liverpool)
(lam)