Langit7, Jakarta - Islam memerintahkan ummatnya untuk memberi perhatian terhadap kesehatan tubuh. Bahkan secara agama, setiap muslim diwajibkan untuk menjaga kesehatan dan menyeimbangkannya dengan kebutuhan rohaniah.
Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh, badanmu memiliki hak atas dirimu." (HR. Muslim). Dalam hal ini, hak atas diri dapat dimaknai dengan memenuhi kebutuhan makan, minum, istirahat atau tidur, hingga membenahi atau membersihkan diri ketika kotor, serta berobat saat sakit.
Beberapa hal tersebut tentu sudah sering menjadi perhatian ummat. Namun, satu hal yang terkadang kurang mendapat perhatian yakni organ reproduksi.
Baca juga: Iqbaal Ramadhan Bagi-bagi Tips Traveling Pakai Smartphone AndalanDilansir ugm.ac.id, organ reproduksi ini juga menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan. Sebab, organ ini terkait dengan jaminan keberlangsungan generasi hidup manusia untuk lebih berkualitas.
Pemerhati kesehatan dari Departemen Keperawatan Anak dan Maternitas FKKMK UGM, Elsi Dwi Hapsari menjelaskan, kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
“Kesehatan reproduksi secara umum tidak hanya terkait dengan aspek fisik saja, tapi menyangkut aspek psikologis, mental, dan sosial. Saat kita membahas kesehatan reproduksi, tidak hanya dari sisi laki-laki atau perempuan saja, tapi keduanya juga penting,” ujar Elsi dalam keterangannya, dikutip Minggu (16/1).
Baca juga: Siap-siap Rogoh Kantong, Ini Daftar Harga Sepatu Touring PriaMenurutnya, dengan memahami kesehatan reproduksi, dapat membuat seseorang terhindar dari penyakit, seperti infeksi menular seksual dan bisa mencegah terjadinya infertilitas.
“Kalau kita tidak memahami dan mempraktikkan dengan baik, kita akan terbawa ke pergaulan bebas, seks pra-nikah, dan melakukan tindakan ekstrem, misalnya melakukan aborsi yang justru bisa membahayakan kesehatan,” tuturnya.
Secara umum, lanjut dia, menjaga kesehatan reproduksi bagi laki-laki yaitu anjuran untuk disunat. Hal itu berfungsi sebagai pencegahan infeksi menular seksual dan menurunkan risiko terkena kanker penis.
Sedangkan bagi perempuan disarankan agar menjaga kelembaban daerah kewanitaan, memakai celana dalam yang mudah menyerap keringat, rutin mengganti pakaian dalam dan pembalut terutama ketika menstruasi. Serta mencuci tangan sebelum dan sesudah mencuci organ reproduksi kita.
“Kalau perempuan memang lebih pendek antara saluran untuk membuang air kecil, buang air besar dan untuk melahirkan, sehingga risiko untuk terjadinya infeksi akan menjadi lebih tinggi. Perlu diperhatikan cara membersihkannya, yaitu membersihkan organ reproduksi dari daerah depan ke belakang,” jelasnya.
Baca juga: Minuman Favorit Banyak Orang, Ini 9 Manfaat Minum Kopi yang Anda Harus TahuSementara yang aktif secara seksual, kata Elsi, terdapat tambahan yang perlu diperhatikan. Seperti disarankan untuk buang air kecil dan besar sebelum melakukan hubungan seksual.
"Bagi yang sudah menikah harus rutin melakukan pemeriksaan tasmir dan harus saling terbuka pada pasangan pernah ada keluhan apa saja,” tegasnya.
(zul)