LANGIT7.ID - , Jakarta - Memiliki buah hati menjadi dambaan hampir semua pasangan. Saat penantian tersebut tiba, kehadirannya langsung mengubah dunia Anda dan pasangan. Termasuk kondisi rumah.
Hadirnya bayi dalam sebuah rumah mengubah hampir setiap sudut. Anda dan pasangan pastinya menginginkan keselamatan dan kenyamanan untuk sang buah hati. Karena itu dibutuhan sedikit renovasi saat menyambut kehadiran sang bayi ke dalam rumah.
Apa saja yang harus Anda siapkan? Berikut beberapa proyek renovasi yang setidaknya harus diselesaikan sebelum bayi Anda tiba di rumah.
Baca juga: Kangen Liburan? Sulap Kamar Tidur Layaknya Hotel dengan 7 Benda Ini1. Kamar bayi dan menyusui Bayi menghabiskan 6 bulan pertama kehidupan mereka di keranjang di kamar tidur Anda dan pasangan. Ini untuk memastikan tidurnya yag aman. Namun bukan berarti Anda bisa menunda menyiapkan kamar tidur untuk mereka.
Siapkan kamar khusus yang sudah dicat, furnitur lengkap, dan hiasan gantung untuk mempercantik ruangan. Pastikan juga semua kebutuhan bayi Anda terlengkapi dengan furnitur yang pas untuk usia mereka.
2. Merenovasi lantai Lantai yang bersih, aman, dan tidak bagian yang gumpil menjadi sangat penting dan harus disiapkan sebelum Junior mulai merangkak. Jangan tunggu renovasi hingga mereka sedikit besar, karena produk pelapis lantai, bila Anda menggunakan lantai kayu, sangat keras. Terlebih bayi sangat sensitif dengan aroma atau asap yang ditimbulkan dari produk pembersih lantai ini.
3. Renovasi Kamar MandiRenovasi kondisi kamar mandi hingga menjadi ramah bayi. Artinya tidak ada bagian-bagian yang bisa membahayakan keberadaan bayi di kamar mandi. Siapkan peralatan mandi sang buah hati di dalam kamar mandi untuk memudahkan Anda atau pasangan saat memandikannya.
4. Membersihkan jamur Kamar mandi, ruang cuci, dan dapur adalah ruang yang mudah ditumbuhi jamur karena kelembabannya. Jadi, menunda untuk membersihkan jamur sampai bayi Anda besar adalah ide yang buruk. Karena itu tidak ada waktu untuk menahan spora yang mungkin bakal tumbuh di rumah Anda.
Selain menimbulkan bau yang tak sedap di dalam rumah, jamur pun bisa memicu reaksi alergi seperti kesulitan bernapas. Terlebih bagi bayi yang sensitif. Hal yang sama pun berlaku bagi wanita hamil. Karena itu segera bersihkan rumah dari jamur sebelum bayi Anda tiba di rumah.
Baca juga: 4 Cara Mudah Maksimalkan Ruang Kosong di Kamar Tidur Minimalis5. Memperbaiki atap dari kebocoran Ada beberapa alasan untuk menyegerakan memperbaiki atap sebelum bayi Anda tiba di rumah. Seperti perbaikan yang menimbulkan kebisingan, hingga kehadiran pekerja bangunan yang bisa membuat tidak nyaman bayi Anda. Selain itu, timbulnya rembesan atau kebocoran bisa juga membuat rasa tidak nyaman. Alih-alih bayi tertidur pulsa, Anda malah repot mencari wadah untuk mengatasi atap yang bocor.
6. Memperbaiki dapur Menambahkan kait pengaman ke lemari dan beberapa peralatan rumah tangga bertujuan untuk membuat bayi tetap aman. Pintu lemari yang rusak, engsel berkarat dapat membahayakan keselamatan bayi, sehingga harus ditangani sebelum bayi lahir.
7. Memperbaiki area teras dan jalan masuk Orang tua baru membawa banyak perlengkapan perawatan bayi, yang berarti mereka sering pergi ke mobil dengan tangan (termasuk bayi). Tangga yang longgar yang dapat menyebabkan Anda tersandung, atau pintu yang sulit dibuka tanpa dua tangan, harus segera diperbaiki.
Jika tidak, sebelum Anda menyadarinya, beberapa masalah kecil ini bisa berbahaya bagi bayi yang merangkak atau balita yang tertatih-tatih. Masukkan perbaikan serupa lainnya, seperti pavers jalan yang longgar, pada daftar juga.
Baca juga: Trik Menata Kamar Tidur Anak Terlihat Rapi dan Apik8. Bebaskan noda dinding di semua ruangan Pastikan untuk menyingkirkan proyek pengecatan atau pewarnaan sebelum bayi lahir. Bahkan cat dan noda VOC rendah dapat berpotensi menyebabkan masalah pernapasan bayi baru lahir (atau ibu hamil). Ibu hamil yang ingin terlibat dalam proses pengecatan sebaiknya menggunakan alat bantu pernafasan dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup.
(est)