Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Modal Rp50 Ribu, Kini Punya Pabrik dan Toko Oleh-oleh Khas Malang

mahmuda attar hussein Jum'at, 23 Juli 2021 - 17:00 WIB
Modal Rp50 Ribu, Kini Punya Pabrik dan Toko Oleh-oleh Khas Malang
ilustrasi bisnis keripik tempe. instagram setempe.id
LANGIT7.ID, Malang - Halimah Swari tersenyum sumringah. Kini, ia bisa menikmati kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Wanita asal Malang itu, sukses membangun usaha camilan keripik tempe dengan brand Burung Swari. Ia memulai usaha dengan modal Rp50 ribu. Seiring waktu, kini Halimah memiliki pabrik dan toko oleh-oleh khas Malang.

Satu keunggulan keripik tempe Swari memiliki cita rasa yang khas. Keripik tempe Burung Swari memiliki cita rasa yang bisa dibilang cukup melekat di lidah. Ini dibuktikan dari beberapa respon konsumen yang memberikan testimoni yang cukup baik soal rasa, sehingga ini menjadi andalan keripik tempe Burung Swari.

“Andalan kami tentu dari rasa keripik tempenya yang enak. Dari rasa ini saya memiliki keyakinan akan produk saya akan menyebarluas, dan diketahui banyak orang,” ujarnya dikanal Youtube Terakota Indonesia.

Menambah jumlah penjualan, Halimah membuat inovasi baru untuk keripik tempenya dengan menambah varian rasa. Keripik tempe Burung Swari telah memiliki 20 varian rasa.
Modal Rp50 Ribu, Kini Punya Pabrik dan Toko Oleh-oleh Khas Malang
Selain melayani pembelian di toko, Halimah juga melayani pembelian keripik tempenya dengan jasa antar. Bahkan keripik tempenya pernah dipesan sampai luar negeri, bekerja sama dengan pihak perwakilan dari Tangerang.

Keripik tempe Burung Swari telah diekspor ke beberapa negara di luar negeri, yaitu Amerika Serikat, Filipina, dan Taiwan. Bahkan, Burung Swari pernah mengirimkan hingga satu truk untuk pesanan ke luar negeri.

Halimah belajar seluk-beluk bisnis dari orang tuanya yang dulu merupakan distributor kerupuk mentah. Hingga saat menikah di tahun 2000, ia memutuskan untuk membuka usahanya sendiri.

“Saat masih membantu orang tua sekaligus menjadi tempat saya menimba ilmu dalam memahami bidang usaha. Di tahun 2000, saya perhatikan di kampung saya, sentra industri tempe dan keripik tempe, akhirnya saya putuskan untuk terjun ke dunia usaha keripik tempe,” ungkapnya.

Menurut Halimah, usaha ini tidak begitu sulit untuk dilakukan, mengingat tempe yang menjadi bahan utama dalam pembuatan keripik cukup mudah didapatkan. Selain itu, untuk keahlian, Halimah merasa tidak ada kesulitan untuk membuat keripik tempe, karena cukup mudah membuatnya, yang bisa dilakukan oleh siapa pun.

“Usaha ini berjalan dan diawali dari modal saya Rp50 ribu, itu saya dapat 5kg tempe. Saya bikin keripik dan jual di rumah, laku dan habis sekitar seminggu. Kemudian dalam perkembangannya, mungkin karena rasa dan kualitas dinilai enak akhirnya dipercaya pelanggan. Lama-kelamaan menjadi besar,” jelasnya.

Buat Halimah, mempelajari sesuatu yang lebih besar bukanlah hal yang tabu, walau hanya punya modal kecil. Tidak boleh ada gengsi. Ia memiliki keyakinan, semangat dan kerja keras untuk mengembangkan usaha keripik tempe pasti akan berbuah manis. Semangat besar itu membuatnya termotivasi untuk terus belajar.

Halimah punya pemikiran, dalam menjalankan sebuah usaha tidak perlu berkecil hati ketika melihat toko lain sudah lebih dulu besar. Justru harus dijadikan dorongan dalam diri untuk terus berkembang.

“Melihat toko orang yang sudah besar malahan menjadi motivasi saya untuk mengembangkan bisnis. Lambat laun plastik kemasan keripik saya yang polos akhirnya saya sablon dengan merk milik saya sendiri,” ujarnya.

Halimah mengatakan, jangan menunda-nunda untuk memulai sebuah usaha. Yang terpenting, sabar dan konsisten terus menerus dalam menjalani usaha, maka akan menuai hasil yang baik.

“Kita juga perlu sabar, nanti pasti akan ada waktu untuk meraih kesuksesan tersendiri. Geluti dengan sabar, telaten dan jujur,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)