Langit7, Semarang - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi rencana lahirnya Kampus Sahabat Wirausaha (KSW Center) di Semarang, Jawa Tengah.
KSW Center ini nantinya menjadi wadah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Selain itu, juga sebagai akses pembiayaan serta pemasaran produk karya ekonomi kreatif.
Baca juga: Rekomendasi Lima Tempat Belanja Oleh-oleh Murah di JepangMelalui peran KSW Center, diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM dalam mengatasi kendala mereka, serta melahirkan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Saya menyambut baik KSW Center ini, karena akan memberikan layanan secara 360 derajat, mulai dari pendampingan, pemasaran dan pembiayaan," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Sabtu (22/1) malam.
Dijelaskannya, sektor parekraf berpeluang menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak, yakni enam kali lebih besar dibanding sektor lainnya. Apalagi, kolaborasi Kemenparekraf dan KSW Center juga memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM untuk naik kelas, yakni melalui program pelatihan dan pendampingan.
Setidaknya, terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif di Semarang yang paling berkembang, di antaranya seperti kriya dan fesyen. Juga beberapa subsektor yang menjadi lokomotif seperti film, musik, aplikasi, ekosistem ekonomi digital, televisi, radio dan animasi.
"Jadi kita lihat potensi kemitraan pemerintah dengan KSW Center untuk menopang para pelaku UMKM," ujar Sandiaga.
Baca juga: Uniknya Air Terjun Batu Dinding Riau, Masih Banyak Satwa LiarSementara itu, CEO Suara Merdeka Group yang juga sebagai inisiator KSW Center, Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan, layanan yang dihadirkan KSW Center menjadi salah satu upaya untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada pelaku UMKM.
"(Layanan) ini diberikan ke pelaku UMKM di multibidang, kita ingin teman-teman UMKM bisa naik kelas baik secara manajerial, pengetahuan, juga kualitas pengembangan pasar," kata Kukrit.
Hal itu dilakukan demi menciptakan pasar dan akses pembiayaan yang lebih baik. "Harapan kami dalam waktu dekat ini betul-betul dapat memberikan manfaat bagi teman-teman UMKM di Jawa Tengah," tambah Kukrit.
(zul)