LANGIT7.ID - , Jakarta - Perkembangan teknologi saat ini memberi dampak positif bagi iklim usaha di Indonesia. Selain memberi pengalaman baru bagi pengusaha dan konsumen, teknologi juga menawarkan kemudahan dalam dunia bisnis.
Salah satu teknologi yang memberi dampak signifikan adalah penggunaan teknologi kecerdasan artifisial atau
artificial intelligence (AI).
Penerapan AI kini lumrah ditemui sehari-hari dalam banyak platform yang umum digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari industri
e-commerce, finansial, telekomunikasi, retail, kesehatan dan berbagai industri lainnya.
Baca juga: Ternyata Ini Keuntungan Bisnis di Metaverse yang Buat Facebook NafsuRiset Global Survey The State of AI in 2021 milik McKinsey menuturkan selama 2021 tingkat adopsi
machine learning, computer vision, dan
natural language processing (NLP) mencapai 57% atau naik sebanyak 45% dari tahun 2020. Ini menandakan pengaplikasian AI terus meningkat dan mulai banyak dirasakan manfaatnya bagi pelaku usaha.
Penggunaan teknologi chatbot, sebagai bagian dari AI, akan memberikan dampak positif terhadap banyak industri. Fungsi
chatbot akan dirasakan langsung oleh konsumen serta memberikan layanan yang lebih maksimal terhadap para konsumen dari bermacam industri.
Teknologi
chatbot memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk dapat mempelajari peran automasi agar mampu meningkatkan keuntungan perusahaan serta memberikan efisiensi di banyak sektor operasional.
Terlebih, penyesuaian di masa pandemi membutuhkan adaptasi tinggi bagi banyak industri untuk mengembangkan teknologi yang mampu mengakomodir berbagai macam kebutuhan konsumen.
Berikut beberapa keunggulan
chatbot yang bisa dirasakan pelaku industri:
Kemudahan operasional usahaMemiliki teknologi
chatbot memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan otomasi terhadap berbagai kebutuhan operasional. Teknologi ini memberikan kesempatan bagi perusahaan tanpa harus menghadirkan ratusan atau bahkan ribuan agen
customer service untuk melayani konsumen, khususnya untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan dasar yang sering ditanyakan.
Praktis, cepat dan responsifSalah satu keunggulan menggunakan
chatbot adalah kemampuan AI untuk siap melayani konsumen secara praktis, cepat dan juga responsif. Dengan
programming yang sudah dipersiapkan secara spesifik berdasarkan kebutuhannya, konsumen dapat segera dilayani secara cepat dengan bahasa dan proses yang mudah dimengerti menggunakan aplikasi pesan teks yang umum digunakan seperti WhatsApp.
Meningkatkan kepuasan konsumen Kegunaan utama
chatbot berfokus pada tingkat kepuasan konsumen. Dengan layanan yang menjadi lebih sigap, dampak positif dapat dirasakan secara langsung oleh konsumen.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsumen selalu menginginkan respon cepat dan mampu menjawab kebutuhannya secara cepat dan tepat. Penerapan teknologi ini juga memberikan rating yang positif terhadap perusahaan serta tingkat kepuasan konsumen secara keseluruhan.
Ekonomis dan efisienManusia memiliki keterbatasan waktu serta fisik yang tidak mampu bekerja selama 24 jam, sedangkan
chatbot mampu menghadirkan layanan 24/7. Dengan teknologi ini konsumen dapat menggunakan layanan di luar jam operasional usaha dan perusahaan tidak perlu membayar lembur atau menyiapkan
shift tambahan untuk jenis-jenis pekerjaan yang mampu diakomodir AI.
Bekerja secara sistematisTeknologi berbasis kecerdasan artifisial memungkinkan hadirnya pola komunikasi yang menyerupai logika manusia. Hal ini didesain dengan
machine learning dan
deep learning sehingga menghadirkan pola kecerdasan artifisial yang sistematis.
Chatbot mampu berpikir akurat agar dapat menghindari kesalahan yang bisa diminimalisasi dengan teknologi AI.
Membantu pertumbuhan bisnisCara yang cepat dan dinamis memberikan keuntungan bagi pelaku industri untuk dapat mengembangkan bisnis secara eksponensial. Teknologi AI dan
chatbot pastinya mampu memberikan pengalaman konsumen yang komprehensif serta informasi akurat yang dibutuhkan konsumen.
Energi tidak terbatasMengandalkan kemampuan manusia memiliki keterbatasan, dalam beberapa kondisi manusia bisa kelelahan sehingga kondisi ini menyebabkan menurunnya performa dan meningkatkan potensi
human error. Selama program yang tepat dijalankan kondisi ini akan menjadi solusi praktis. Pelaku industri bisa memaksimalkan sistem operasional yang lebih efektif tanpa harus terbatas oleh waktu.
Pelopor teknologi AI dan NLP dari Indonesia, Kata.ai penggunaan
chatbot di tahun 2022 akan memberikan dampak positif terhadap banyak industri.
Baca juga: Siswa Madrasah Akan Belajar Daring Berbasis Artificial IntelligenceCEO & Co-Founder Kata.ai Irzan Raditya mengungkapkan kemampuan teknologi AI semakin terus berkembang secara pesat, tingkat adopsi yang semakin masif menunjukkan implikasi positif terhadap banyak industri salah satunya lewat teknologi chatbot.
"Dengan
chatbot, perusahaan mampu memetakan fungsi-fungsi yang dapat diakomodir oleh teknologi ini, khususnya yang berkaitan langsung dengan konsumen." kata Irzan melalui keterangannya.
Ia melanjutkan perubahan gaya konsumsi dari sisi konsumen pun menuntut banyak industri untuk memberikan layanan maksimal, cepat, dan responsif ketika berhubungan langsung dengan konsumennya masing-masing.
“Kemampuan teknologi
chatbot diprediksi akan terus bertumbuh seiring berjalannya waktu dan digitalisasi di berbagai industri. Kata.ai percaya bahwa teknologi ini tidak akan menggantikan kemampuan manusia, namun memberikan
added value bagi perusahaan untuk memaksimalkan keuntungannya di tengah pandemi.” tutup Irzan.
(est)