Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Bagaimana Ekonomi Syariah Dapat Terwujud di Metaverse, Ini Kata Peneliti

fajar adhitya Rabu, 26 Januari 2022 - 07:41 WIB
Bagaimana Ekonomi Syariah Dapat Terwujud di Metaverse, Ini Kata Peneliti
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Konsep metaverse digadang-gadang akan menjadi teknologi internet terbaru yang dapat menghubungkan jutaan manusia lewat realitas digital. Indonesia dinilai belum siap merambah teknologi ini dalam waktu cepat.

Namun optimisme ke arah sana terus dibangun. Metaverse menyimpan banyak potensi untuk syiar dan pengembangan ekonomi syariah bila teknolog muslim berhasil membangun iklim realitas digital yang baik.

Peneliti Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah (PEBS) Universitas Indonesia, Askar Muhammad mengatakan, mteaverse memungkinkan pengembangan ekonomi syariah. Menurut dia, ekonomi syariah dapat berperan dari sisi kelembagaan dengan mengawasi pasar agar tujuan-tujuan syariah terpenuhi.

Baca Juga: Sambut Metaverse, Perusahaan Indonesia WIR Group Curi Start

“Ekonomi syariah berperan sebagai moral compass dalam menentukan kebijakan yang tepat untuk menghadapi situasi tersebut,” ujarnya saat berbincang dengan Langit7, Rabu (26/1/2022) pagi.

Peneliti Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) ini menjelaskan, secara filosofis, ekonomi syariah adalah kegiatan ekonomi yang mewujudkan maslahat atau kebaikan bagi manusia. Maslahat tercipta ketika tujuan dari syariah terwujud.

Secara sangat sederhana, objektif dari syariah terangkum dalam Kulliyat Al Khamsah pada Maqasid Al-Shari'ah yang mencakup, perlindungan agama, perlindungan akal, perlindungan keturunan, perlindungan jiwa, dan perlindungan harta.

“Setiap aktivitas ekonomi, selama tidak haram, yang mewujudkan kelima hal tersebut dapat dikategorikan ekonomi syariah. Jadi ekonomi syariah tidak hanya terbatas pada perbankan syariah, pasar modal syariah, keuangan syariah, industri halal, atau pun Ziswaf,” katanya.

Baca Juga: Pendiri Drone Emprit: Indonesia Belum Siap Hadapi Metaverse

Askar mengatakan, dengan cepatnya perkembangan teknologi, kesejahteraan tenaga kerja bisa terbengkalai. Ke depan, mungkin ada beberapa jenis pekerjaan yang hilang. Di sinilah pentingnya peran ekonomi syariah sebagai kompas moral dalam menentukan kebijakan yang tepat.

Dalam bukunya, Richard Baldwin menyebutkan bahwa di jangka panjang, meskipun ada pekerjaan yang hilang, tetapi ada pekerjaan baru yang akan muncul. Ekonomi syariah memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak pada tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan tersebut di jangka pendek.

“Sehingga ia bisa menyesuaikan dirinya dengan pekerjaan baru yang muncul di jangka panjang,” tuturnya.

Baca Juga: Pasangan India Rencanakan Pernikahan Pertama di Metaverse

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)