LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali akan memberlakukan sistem bubble (gelembung) untuk karantina atlet hingga delegasi perwakilan organisasi dunia dari luar negeri yang datang ke Indonesia. Kebijakan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas, khususnya varian Omicron.
Menpora mengatakan penerapan sistem bubble sama halnya seperti saat penyelenggaraan Kejuaraan Badminton di Bali akhir tahun 2021. "Jadi, sitemnya adalah sistem bubble, itu akan dilakukan. Hanya memang teknis dari masing-masing cabor berbeda, tapi pada prinsipnya, pemberlakuan karantina itu dengan sistem bubble," kata Menpora kepada wartawan di Lobi Kemenpora, dikutip Rabu (26/1).
Baca juga: Sanksi Dicabut, Merah Putih Berkibar Lagi di Kancah InternasionalMenurut Menpora Amali, hal tersebut seperti dibahas pada Rapat Terbatas (Ratas) perkembangan Covid-19 yang dipimpin oleh Wakil Presiden. Menpora mengatakan bahwa Kepala BNPB secara khusus meminta penerapan sistem bubble untuk kegiatan-kegiatan olahraga di mana Indonesia menjadi tuan rumah dan peserta berasal dari negara-negara lain.
"Nanti secara teknis kami akan berkomunikasi dengan BNPB, Menko Marves (penaggungjawab PPKM Jawa-Bali), Menko Perekonomian (penaggungjawab PPKM luar Jawa-Bali). Mudah-mudahan kita tetap bisa menjadi tuan rumah, karena akan banyak kejuaraan yang kita menjadi tuan rumahnya seperti kejuaraan menembak, Davis Cup, MotoGP, FIBA Asia," ujar Menpora Amali.
Menpora Amali juga menegaskan bahwa sistem bubble tak hanya berlaku bagi atlet saja, melainkan untuk para delegasi organisasi dunia yang akan datang ke Indonesia. Menurutnya, semua pihak yang datang dari luar negeri harus mendapatkan perlakuan yang sama.
Baca juga: Menpora: Proliga Ajang Persiapan Hadapi Sea Games Vietnam"Saya kira mereka harus diperlakukan sama, kalau tidak kita akan kehilangan kesempatan untuk menjadi tuan rumah dari even-even itu. Delegasi World Beach Games juga akan datang meninjau tempat pelaksanaannya," ungkapnya.
"Jadi, protokol kesehatan terjaga tetapi kita tidak kehilangan kesempatan untuk menjadi tuan rumah kejuaran-kejuaraan internasional. Saya kira para penyelenggara even-even internasional ini tidak usah merasa khawatir karena pemerintah pasti akan mencarikan jalan keluar dari apa yang dirisaukan," imbuh Menpora.
Baca juga: Menpora Dukung PSSI Pertahankan Shin Tae-yong, Ini Alasannya(asf)