Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home global news detail berita
Otomotif

Mobilitas Tinggi Jakarta-Bandung, Ini Alasan Ustaz Hendy Pilih Xpander

ahmad zuhdi Senin, 31 Januari 2022 - 14:15 WIB
Mobilitas Tinggi Jakarta-Bandung, Ini Alasan Ustaz Hendy Pilih Xpander
Penampakan Mitsubishi New Xpander di GIIAS 2021, Tangerang. Foto: Antaranews.
LANGIT7.ID, Jakarta - Bagi seorang pimpinan pondok pesantren, mobilitas yang tinggi merupakan suatu keniscayaan. Ia berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menjalankan aktivitas dakwah dan sosialnya. Kepadatan dan kemacetan lalu lintas menjadi pemandangan biasa, apalagi bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar.

Ketersediaan kendaraan roda empat yang awalnya merupakan kebutuhan primer kini mulai bergeser menjadi kebutuhan primer masing-masing individu. Guna mengakomodasi mobilitas yang padat, diperlukan kendaraan yang mempu memberikan keamanan dan kenyamanan dalam menunjang aktivitasnya.

Tak dipungkiri, jika kendaraan memberikan fitur yang lengkap dan nyaman, hal ini akan berdampak terhadap produktivitas kerja. Kinerja yang baik ditunjang pula oleh kendaraan yang baik. Salah satu roda empat yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut adalah Mitsubishi Xpander.

Baca Juga: Gagah dan Garang, MG 5 GT Unjuk Gigi di GIIAS Surabaya

Hal itu diakui oleh salah satu pengasuh Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an (DaQu), Ustaz Hendy Irawan Saleh yang saat ini ditugaskan di Bandung, Jawa Barat. Mobilitas tinggi Jakarta-Bandung dan kota-kota besar lain yang disambangi, memutuskan Ustaz Hendy untuk memilih Xpander sebagai kendaraan yang menemaninya. Sejak 2018, ia tertarik memilih Xpander karena saat itu mobil ini dinobatkan sebagai 'Car of The Year'.

"Tentu penobatan 'Car of The Year' itu bukan tanpa alasan. Pasti karena sudah dilakukan penilaian dari berbagai macam kategori dan Xpander masuk disitu, atas dasar itulah saya memilih untuk membeli Xpander saat itu," ujarnya kepada Langit7.

Menurut Ustaz Hendy, karena Xpander adalah 'Car of The Year', maka kualitas, tingkat penjualan yang tinggi, dan faktor lainnya menjadi pertimbangan. "Dari dulu saya sudah mengetahui Mitsubishi itu terkenal dengan mesinnya yang bandel, tarikannya oke, dan bagus," katanya.

Kenyamanan fitur juga dia rasakan karena sebelumnya menggunakan minibus merek lain yang biasa dipakai banyak orang. Kemudian ia memilih Xpander dengan mode sport karena memiliki fitur yang bagus dan baik.

Baca Juga: Pasar Sambut Positif, Wuling Cetak Pesanan Kendaraan 1.448 di GIIAS 2021

"Starter-nya sudah tidak menggunakan kunci, tapi tombol, sehingga dia lebih safety. Kemudian kenyamanan bahan bakar yang kata orang boros, saya melihatnya tidak terlalu, tinggal bagaimana pemakaian kita dan saya pilih matic," tutur magister lulusan Universitas Trisakti tersebut.

Ustaz Hendy merasakan tidak pernah ada kendala terhadap mesin dan komponen lain. Ia termasuk orang yang benar-benar menggunakan Xpander sebagai family car. "Jadi tidak untuk saya bisniskan, tidak saya rentalkan, dan lain sebagainya, sehingga saya bisa menikmati fitur-fitur yang ada dengan mudah," katanya.

Hal lain yang ia senangi dari Xpander ini adalah notifikasi pemberitahuan jadwal servis yang otomatis menyala ketika waktunya lewat dari tanggal yang ditentukan. Melalui petunjuk indikator tersebut, ia dapat langsung melakukan servis di dealer terdekat.

"Saya termasuk yang servis dengan kilometernya yang tidak selisih jauh. Jadi di tahun 2021 saya sudah menyelesaikan servis itu semua dengan baik," ujar dia.

Baca Juga: Maung dan MV2 Buatan Pindad Mejeng di Sirkuit Mandalika

"Pengalaman saya menggunakan Xpander sudah sampai ke Madura saat mudik. Alhamdulillah tidak ada kendala satupun, sekarang saya juga di Ujung Berung Bandung yang relatif banyak nanjaknya, tidak ada kendala," imbuhnya.

Menurut dia, selain faktor keamanan dan kenyamanan kendaraan, kecerdasan berkendara (smart driving) juga lebih penting. Dengan jam terbang sebagai driving Jakarta-Bandung, perpaduan mesin yang bagus, pengemudi yang memiliki pengetahuan cukup untuk cara mengemudi safety, dan pengetahuan tentang mesin, hal ini membuat mobil Xpander yang dikendarainya tidak mengalami kendala berarti.

"Harapan saya untuk Xpander ditingkatkan lagi desain interiornya. Adapun mesin untuk kekuatan cc-nya sudah sangat baik di kelasnya, tinggal desain interiornya saja," ujar dia.

"Jadi kebutuhan penumpang itu terwakili begitu ya, misalnya untuk charging di kursi tengah, maka bisa saja aki Xpander itu dikhususkan untuk charging di dalamnya, karena banyak masyarakat kita yang bekerja secara mobile, di kantor, di mobil, dan sebagainya menggunakan laptop. Jadi fasilitas itu menurut saya yang sangat dibutuhkan," sambungnya.

Menurut laman resmi Mitsubishi Motors Indonesia, untuk mobil Mitsubishi saat ini sudah tersedia beberapa model dengan transmisi continuous variable transmission (CVT), seperti Mitsubishi New Xpander. CVT adalah satu dari empat jenis transmisi matik pada mobil. Tiga lainnya adalah hydraulic automatic transmission, dual clutch transmission, dan automated manual transmission.

Dibanding hydraulic automatic transmission, transmisi CVT mobil lebih memiliki keunggulan, yaitu perpindahan transmisi bisa begitu halus tanpa hentakan.

Baca Juga: PLN Sambut Era Baru Otomotif RI

Pada sistem transmisi CVT, daya dari mesin disalurkan ke roda melalui sabuk baja yang menghubungkan drive pulley dan driven pulley yang didorong sistem pompa fluida sehingga tenaga yang disalurkan lebih sempurna pada dua roda menyesuaikan perubahan kecepatan dan torsi secara tepat. Itu sebabnya sistem perpindahan gigi di transmisi CVT sangat halus, tak ada hentakan seperti yang biasa dirasakan pada transmisi AT.

Kemudian juga transmisi CVT ini bisa memberikan daya engine brake yang lebih besar, tanpa harus shifting termasuk pada saat jalanan menanjak. Satu lagi keunggulan dari transmisi CVT ini adalah kecilnya terjadi power loss sehingga tidak membuang tenaga dan bahan bakar secara berlebih karena rpm lebih stabil. Ini sebabnya menggunakan transmisi CVT akan memberikan keuntungan lebih hemat bahan bakar.

Transmisi CVT di kendaraan Mitsubishi ini diciptakan dengan masa pakai yang lama. Bahkan transmisi CVT ini bisa bertahan hingga pemakaian tiga tahun atau 100 ribu kilometer tanpa masalah.

“Mobil Mitsubishi sudah seamless transmisinya dan maintenance-nya long-life. Jadi tidak ada perawatan khusus dan tidak ada ganti oli,” ujar General Manager After Sales PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto baru-baru ini.

Baca Juga: New Xpander dan Xpander Cross Muncul di GIIAS 2021, Segini Harganya

Meski tidak ada perawatan secara khusus, tapi pengguna mobil bertransmisi CVT ini tetap harus melakukan pengecekan secara rutin di setiap kilometer untuk mengetahui kondisi transmisi CVT.

“Pengecekan rutin dilakukan setiap 20 ribu kilometer di bengkel resmi Mitsubishi untuk melihat kondisi, baik dari segi kuantitas, kualitas dari transmisi CVT tersebut,” kata Boediarto.

Perawatan berkala sesuai buku manual kendaraan ini ditujukan bagi mobil dengan penggunaan kondisi normal. Namun, jika penggunaan mobil sangat rutin atau tergolong berat terutama sampai dijadikan sebagai kendaraan operasional, disarankan mobil ini wajib melakukan penggantian CVT setiap 40 ribu km.

Pada kendaraan Mitsubishi, ada indikator pada meter cluster jika terjadi transmisi menyentak, atau tarikan berat (failsafe). Jika indikator ini muncul berarti tandanya mobil harus dibawa ke bengkel resmi untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga: Jangan Panik, Ini 8 Cara Ampuh dan Cepat Atasi Demam

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)