LANGIT7.ID, Denpasar - Persebaya Surabaya bertekad membalaskan dendam atas kekalahan di leg pertama dengan skor 2-1 dari PSIS Semarang. Dalam pertemuannya di leg kedua di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Rabu (2/2) pukul 20.45 WIB, Persebaya ingin mengamankan poin penuh demi mempertahankan posisi klasemen di papan atas.
Pelath Persebaya Aji Santoso menyadari bahwa di PSIS banyak pemain muda yang cukup berkualitas. Lima pertandingan, PSIS terbukti sebagai tim yang solid, cukup bagus.
“Pemain tidak boleh under estimate. Tapi kami punya keyakinan, kalau pemain kami fokus, kerja keras, main yang saya arahkan, saya perintahkan, insya Allah terbuka lebar untuk memenangkan laga,” kata Aji.
Baca juga:
Aji Santoso Bantah Tak Dukung Timnas IndonesiaTerkait dengan kekuatan Persebaya, dua pemainnya dipastikan absen yakni Adi dan Reva, karena keduanya terkonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, pihaknya masih memiliki pemain lainnya yang bisa menjadi alternatif sementara waktu.
“Rizky Ridho lapora dari dokter juga sudah negatif. Mau main atau tidak, Rizky Ridho akan kami lihat lagi kondisinya pada Rabu (2/2) pagi,” ucapnya.
Aji mengatakan, pihaknya tidak akan menerapkan man to man marking dalam pertandingan tersebut. Namun, strategi yang akan diterapkan yakni tidak memberikan kesempatan pemain lawan untuk banyak menguasai bola.
“Kalau perhatian lebih kepada pemain, ya ada, kepada Jonathan. Dia play maker PSIS,” tuturnya.
Sementara itu Pelatih PSIS Dragan Djukanovic menyebut pertandingan melawan persebaya adalah partai sulit, karena Persebaya adalah tim yang cukup bagus, dan berada di tiga besar papan klasemen sementara Liga 1 2021/2022.
Baca juga:
52 Pemain yang Berlaga di Liga 1 Terpapar Covid-19, Kompetisi Tetap Jalan? “Dengan distribusi bola cepat. Pemain dengan teknik luar biasa, transisinya juga berbahaya,” kata Dragan.
PSIS akan mempersiapkan tim dengan semaksimal mungkin. Dragan kembali mengingatkan kepada anak asuhnya yang terpenting pemain bisa tetap menjaga fokus. Ia tidak berharap mengalami kejadian seperti pertandingan melawan madura united, di 30 menit awal pemain sedikit lengah.
“Semoga PSIS bisa meraih kemenangan,” ucapnya.
Dikatakan Dragan, semua mengerti bahwa Taisei Marukawa dan Bruno Moriera adalah pemain kunci Persebaya. Keduanya .punya teknik dan skil yang cukup bagus.
“Pasti ada perhatian khusus. tetapi pemain lokal persebaya juga cukup kuaitasnya bagus. Tapi yang harus diingat, sepak bola adalah permainan tim, bukan permainan individual. Kalau pemain PSIS bisa kompak, maka bisa tercapai apa yang menjadi keinginan, yakni target kemenangan,” ungkapnya
(sof)